Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bendungan Kuwil Kawangkoan Kurangi Dampak Banjir di Manado

📅 Minggu, 29 Jan 2023, 09:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bendungan Kuwil Kawangkoan Kurangi Dampak Banjir di Manado Doc: ANTARA/Kementerian PUPR.
Ket. Bendungan Kuwil Kawangkoan di Kabupaten Minahasa yang baru saja diresmikan Presiden Jokowi pada Kamis (19/1/2023).

MANADO - Pemerintah optimistis Bendungan Kuwil Kawangkoan dapat mengurangi banjir di Kota Manado dengan mengendalikan debit Sungai Tondano melalui penutupan pintunya saat terjadi hujan deras di daerah itu.

"Fungsi Bendungan Kuwil adalah menahan air dari Airmadidi, Danau Tondano dan bagian hulu lainnya yang terjadi di Kota Manado dengan intensitas curah hujan maksimum 300 milimeter yang sangat besar," kata Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan sekaligus Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (29/1).

Menurut Endra, bukit-bukit di wilayah Manado juga turut berkontribusi meningkatkan nilai air limpasanair hujan di atas permukaan tanah (run off) dan tertampung di Sungai Tondano yang letaknya di hilir Bendungan Kuwil.

Bendungan Kuwil Kawangkoan dibangun utamanya bertujuan untuk mengurangi banjir Kota Manado dan sekitarnya sebesar 25 persen (146,6 m3/detik) yang terkoneksi dan berada dalam satu sistem dengan Sungai dan Danau Tondano.

Senada, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Manado Liny Tambajong menyebut bahwa dampak banjir yang terjadi di Manado mampu direduksi dengan keberadaan Bendungan Kuwil.

Menurut dia, Bendungan Kuwil mampu mengurangi banjir dari intensitas curah hujan tinggi yang menyebabkan luapan air pada pertemuan Sungai Tondano dan Sungai Tikala yang berada di hilir.

"Selain itu terjadi penyumbatan pada saluran drainase Kota Manado dan anak Sungai Tondano," ujar Tambajong.

Tambajong menambahkan, Tim Satuan Tugas (Satgas) Bencana Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi I Kementerian PUPR telah melakukan evakuasi warga terdampak banjir menggunakan perahu karet dan membawa bantuan makanan.

"Tim juga menyiapkan bahan dan alat berat untuk penanganan darurat, serta terus melakukan pengamatan tinggi muka air pada Bendungan Kuwil Kawangkoan," tambahnya.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), banjir di Kota Manado 2023 menggenangi empat kecamatan dan 19 kelurahan, yakni banjir akibat debit Sungai Bailangsatu kecamatan (3 kelurahan), banjir akibat debit Sungai Mahawusatu kecamatan (5 kelurahan) dan banjir Sungai Tikaladua kecamatan (11 kelurahan).

Jumlah kecamatan terdampak tersebut lebih sedikit jika dibandingkan dengan banjir besar yang melanda Kota Manado pada 2014 sebelum Bendungan Kuwil Kawangkoan dibangun.

Tercatat pada 2014, banjir Kota Manado terjadi dengan curah hujan maksimum 160 mm atau jauh di bawah curah hujan ekstrem 2023 sebesar 300 mm, telah menggenangi area 2000 hektare (ha) di delapan kecamatan dan 36 kelurahan, sedangkan pada tahun ini hanya 808 ha.

Curah hujan dengan intensitas maksimum 300 mm pada tujuh pos pengamatan yang berbeda melanda sebagian wilayah Sulawesi Utara khususnya Kota Manado, sejak Jumat (27/1/2023) dini hari sampai pukul 15.30 WITA.

Curah hujan ekstrem tersebut telah mengakibatkan meluapnya Sungai Mahawu, Sungai Bailang dan Sungai Tikala.

Sebelumnya, Bendungan Kuwil Kawangkoan di Kabupaten Minahasa baru saja diresmikan Presiden Jokowi pada Kamis (19/1).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

42 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.