Studi Epigenetik Membalikkan Penuaan pada Tikus, Mungkinkah Bagi Manusia?
📅 Rabu, 25 Jan 2023, 12:10 WIB | Oleh: Suliana"Kami berharap hasil ini dilihat sebagai titik balik dalam kemampuan kami untuk mengendalikan penuaan," kata Sinclair.
"Ini adalah studi pertama yang menunjukkan bahwa kita dapat mengontrol dengan tepat usia biologis hewan yang kompleks; bahwa kita dapat mendorongnya maju dan mundur sesuka hati," jelasnya.
Apa artinya ini bagi manusia?
Santosh Kesari, ahli saraf di Pusat Kesehatan Providence Saint John di Santa Monica, CA, dan Direktur Medis Regional untuk Research Clinical Institute of Providence Southern California, mengatakan hasil studi tersebut telah membuka pemahaman tentang bagaimana penuaan terjadi dan bagaimana kita dapat mengukurnya pada tingkat DNA.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, karena penelitian ini dilakukan dalam model hewan, Kesari mengatakan pertanyaan dan tantangan berikutnya adalah memahami bagaimana hal yang sama berdampak pada manusia di dunia nyata.
"Tentu saja, kami tidak ingin menunggu (selama) 10, 20, atau 30 tahun untuk melakukan studi penuaan, jadi tantangannya adalah benar-benar mengidentifikasi penanda pada manusia, (…) menguji obat, dan kemudian memiliki biomarker jangka pendek yang memberi tahu kita apakah obat bekerja atau tidak dan mempengaruhi gangguan yang berkaitan dengan usia," jelas Kesari.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!