Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sejarah 25 Januari: Nellie Bly Pulang Usai Keliling Dunia dalam 72 Hari

📅 Rabu, 25 Jan 2023, 17:09 WIB | Oleh:
Sejarah 25 Januari: Nellie Bly Pulang Usai Keliling Dunia dalam 72 Hari Doc: CORBIS via Smithsonian
Ket. Nellie Bly dalam sebuah foto tertanggal segera setelah dia kembali dari perjalanan keliling dunia.

Nellie Bly menjadi sensasi internasional setelah menyelesaikan perjalanan berkeliling dunia hanya dalam waktu 72 hari pada 25 Januari 1890. Pemilik nama lengkap Elizabeth Cochran itu bahkan memecahkan rekor 80 hari yang dibuat karakter fiksi Phileas T. Fogg yang legendaris.

Namun, bukan hanya perjalanannya yang membuat Bly terkenal, tapi motivasinya berpetualang yang menjadikannya sebagai simbol kebanggaan dan kekuatan Amerika, seperti yang dilaporkan American Experience.

Pasalnya, Bly lahir dan tumbuh pada masa ketika wanita seakan hanya ditakdirkan untuk menjadi rumah tangga. Bly pun terkenal sebagai wanita ambisius karena melakukan hal-hal yang seharusnya tidak dilakukan oleh seorang wanita. Bahkan sebelum perjalanan keliling dunianya, Bly merupakan sosok jurnalis yang terkenal berani, sekaligus perintis bentuk baru jurnalisme investigasi.

Lahir pada tanggal 5 Mei 1864, Bly harus hidup dalam kemiskinan hingga meninggalkan bangku kuliah selepas kematian sang ayah.

Nama Bly baru terkenal usai suatu artikel artikel seksis di The Pittsburgh Dispatch memicu kemarahannya. Bly yang kala itu masih berusia 18 tahun pun terdorong untuk menulis tanggapan yang kuat nan membekas.

Editornya kala itu tidak hanya tidak hanya menerbitkan sanggahan Bly, tetapi dia juga menawarinya pekerjaan sebagai penulis untuk surat kabar.

Menggunakan nama pena Nellie Bly, ia dengan cepat menjadi kontributor populer di koran berkat laporannya mengenai kehidupan kelas bawah Amerika, termasuk melaporkan kondisi kerja yang buruk bagi anak-anak dan perempuan di pabrik.

Melansir Lifetime, nama Bly kian tersohor dalam kancah jurnalisme sekaligus publik Amerika ketika ia menulis untuk The New York World pada 1887.

Bly yang kala itu hendak mengungkap operasional rumah sakit jiwa khusus wanita yang terkenal lalai, memutuskan untuk menyamar sebagai pasien gangguan jiwa di sana. Investigasinya berhasil mengungkap perlakuan kejam dan bahkan mengancam jiwa yang ia dan pasien lain alami.

Berkat investigasi rahasianya, Bly tidak hanya menuntut rumah sakit jiwa itu untuk berbenah dan memperbaiki layanannya, tapi juga menemukan peliputan jurnalisme jenis baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Dalam waktu singkat, Bly menjadi sosok yang dihormati rekan-rekan jurnalis.

The New York World pun segera menyadari daya tarik kuat jurnalisme "pemeran pengganti" untuk keperluan investigasi. Melansir American Experience, Bly dikirim untuk menyamar dalam penyamaran yang tak terhitung jumlahnya selama dua tahun berikutnya.

Tak butuh waktu lama bagi surat kabar lain untuk mengadopsi jenis pelaporan serupa dengan "gadis pengganti" mereka sendiri, tetapi tidak ada yang bisa mengalahkan gaya dan perilaku Bly.

Meskipun Bly telah menjadi reporter yang disegani, dia masih harus berjuang untuk ide berita besar berikutnya.

Segera setelah membaca novel "Around the World in 80 Days" oleh Jules Verne, dia ingin mengalahkan rekor keliling dunia yang diciptakan tokoh protagonis, Phileas Fogg.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.