Badak Sumatra Termasuk Delapan Spesies Hewan Paling Rawan Punah di Dunia
📅 Selasa, 24 Jan 2023, 21:02 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat"Kami bahkan tidak dapat memastikan saola masih ada di luar sana, karena terakhir kali difoto pada tahun 2013," kata Dr Margaret Kinnaird, Pemimpin Global untuk Satwa Liar dari WWF.
"Kami tidak tahu berapa banyak ekor yang ada, dan saya tidak terlalu optimistis soal itu."
Sementara itu, IUCN hanya akan melabeli spesies punah jika diyakini bahwa individu terakhir telah mati.
- Badak Sumatra
Badak Sumatra menjadi contoh mengapa ukuran populasi tidak terlalu berpengaruh ketika membahas seberapa terancamnya seekor spesies.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ada lebih banyak badak Sumatra dibanding badak Jawa atau spesies lain yang terancam punah di Indonesia, tetapi badak Sumatra jauh lebih rentan akibat hilangnya habitat dan fragmentasi.
WWF memperkirakan bahwa kurang dari 80 badak Sumatra yang tersisa saat ini, bertahan hidup dalam populasi kecil dan terfragmentasi.
Dr Kinnaird menjelaskan bahwa itu berdampak langsung pada reproduksi mereka.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Mereka terpisah dan tidak dapat menemukan satu sama lain. Kami telah menemukan bahwa betina mengalami masalah di rahim dan indung telur mereka jika mereka tidak bereproduksi dalam jangka waktu yang lama," kata dia.
Dr Kinnaird juga menunjukkan bahwa badak Sumatra adalah mata rantai khusus ke masa lalu - tidak seperti hewan lain dari keluarga spesies tersebut.
Sebab, mereka memiliki bulu panjang dan jauh lebih dekat hubungannya dengan badak berbulu yang telah punah dibanding spesies badak lainnya yang masih hidup saat ini.
"Jika mereka punah, kita akan kehilangan garis prasejarah."
- Stresemann's Bristlefront
Burung ini berasal dari Hutan Atlantik Brasil, yang merupakan salah satu bioma paling terfragmentasi dan terdegradasi di Amerika.
Spesies ini pertama kali teridentifikasi pada 1960 berkat satu ekor yang diawetkan di mueum Jerman, dan baru terlihat di alam liar untuk pertama kalinya pada 1995.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!