Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Paus Fransiskus Sampaikan Harapan Tahun Baru Imlek

📅 Senin, 23 Jan 2023, 11:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Paus Fransiskus Sampaikan Harapan Tahun Baru Imlek Doc: VOA/AP
Ket. Paus Fransiskus berbicara kepada publik di Lapangan Santo Petrus, Vatikan hari Minggu, 22 Januari 2023.

VATIKAN - Paus Fransiskus pada hari Minggu (22/1) menyampaikan harapan tahun baru kepada semua orang di dunia yang merayakan Tahun Baru Imlek.

"Saya berharap kebaikan, rasa persatuan, solidaritas dan keharmonisan di hari-hari ini akan meluas ke dalam keluarga yang secara tradisional memang bersatu," ujar Paus kepada publik di Lapangan Santo Petrus, dikutip VOA, Senin (23/1).

Paus menambahkan, "Hari ini secara khusus saya ingin menyampaikan salam damai, dan selamat kepada setiap orang di Timur Jauh dan berbagai tempat di dunia yang merayakan Tahun Baru Imlek. Namun dalam suasana gembira ini saya ingin kembali menyampaikan doa saya pada setiap orang yang sedang mengalami ujian karena pandemi virus corona, dengan harapan agar kesulitan mereka segera berakhir."

"Terakhir, saya berharap kebaikan, rasa persatuan, solidaritas dan keharmonisan di hari-hari ini akan meluas ke dalam keluarga yang secara tradisional bersatu, dan dapat selalu merasuk, mewarnai hubungan sosial dan rumah tangga, untuk hidup tenteram dan bahagia. Selamat Tahun Baru!"

Paus juga menyampaikan permohonan yang berapi-api, termasuk dalam bahasa Spanyol, untuk mengakhiri meluasnya kekerasan di Peru yang menuntut pengunduran diri presiden negara itu.

Berbicara kepada sekitar 15.000 orang yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus untuk menyimak kotbah mingguannya, Paus mengatakan, "Saya mengajak Anda untuk berdoa agar aksi kekerasan di Peru segera berakhir." Merujuk pada seruan uskup Peru, Paus beralih dari berbicara dalam bahasa Italia ke bahasa Spanyol, dengan mengatakan, "Katakan tidak pada kekerasan, dari mana pun asalnya. Jangan ada lagi korban tewas!"

Demonstrasi di Peru yang terkonsentrasi di bagian selatan negara itu, berawal bulan lalu setelah presiden ketika itu Pedro Castillo - presiden pertama yang berasal dari kawasan pedalaman Andean - dimakzulkan dan dipenjara karena mencoba membubarkan Kongres.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.