Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kain Tenun Sekomandi yang Dikembangkan UMKM Terus Dipromosikan

📅 Senin, 23 Jan 2023, 06:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kain Tenun Sekomandi yang Dikembangkan UMKM Terus Dipromosikan Doc: ANTARA/M Faisal Hanapi
Ket. Penjabat Gubernur Sulbar Akmal Malik mengunjungi pelaku usaha mikro kecil dan menengah UMKM yang mengembangkan usaha kain Tenun Sekomandi di Kabupaten Mamuju, Minggu (22/1/2023).

Mamuju - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (PemprovSulbar) membantu mempromosikan kain TenunSekomandi yang dikembangkan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Mamuju.

"Kain TenunSekomandi adalah kekayaan budaya Sulbar sejak ratusan tahun lalu, yang perlu terus dijaga dan dilestarikan dan dikembangkan," kata Penjabat Gubernur SulbarAkmal Malik, di Mamuju, Minggu.

Ia mengatakan, PemprovSulbar akan terus berupaya membantu pelaku UMKM yang mengembangkan kain TenunSekomandi agar terus dapat mengembangkan usahanya, dengan mempromosikannya ke seluruh wilayah Indonesia bahkan ke mancanegara.

"Setiap tamu yang datang berkunjung ke Sulbar akan diperkenalkan kain khas SulbarTenunSekomandi agar dapat dibawamenjadi oleh-oleh atau hadiah bagi kerabatnya di seluruh wilayah Indonesia," katanya pula.

Ia juga meminta masyarakat Sulbar yang berkunjung ke daerah lain di Indonesia agar membantu pelaku usaha UMKM dengan mempromosikan kain TenunSekomandi hasil usaha pelaku UMKM.

Menurut dia, pelaku usaha UMKM kain TenunSekomandi adalah orang yang berjasa karena mampu melestarikan kekayaan budaya yang dilahirkan daerah ini.

Dia mengatakan pula, PemprovSulbar juga akan terus berusaha memberikan bantuan modal usaha pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya, karena juga akan membantu meningkatkan pendapatan daerah.

Kain Tenun Sekomandi yang dikembangkan pelaku usaha di Mamuju dihasilkan tenaga kerja perempuan yang telah memiliki keterampilan.

Tenun Sekomandi di Sulbar dikelola dengan alat tradisional, seperti dari alat pintal dan perangkat menenun, satu perajin pembuatannya memerlukan waktu hingga berhari-hari bahkan berbulan-bulan.
Pemasangan motif di anyaman benang pada kain Tenun Sekomandi, durasinya bisa makan waktu sekitar seminggu lebih, karena dilakukan secara manual sehingga wajar selembar kain Tenun Sekomandi harganya bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Rona
Susu Formula Makin Diminati...

Janice Langsung Gugur di Babak Pertama Japan Open

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Janice Langsung Gugur di Ba...

Kemenbud akan Pugar Candi Muara Takus

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Kemenbud akan Pugar Candi M...

Ponsel Vivo V80 Lite 5G Segera Hadir di Indonesia

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Ponsel Vivo V80 Lite 5G Seg...

Niki Rilis Lagu "Merry Christmas Darling"

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Niki Rilis Lagu "Merry Chri...
Advertisement
KADIN Sebut Stabilitas Ekonomi Indonesia Jadi Modal Hadapi Kondisi Global

KADIN Sebut Stabilitas Ekonomi Indonesia Jadi Modal Hadapi Kondisi Global

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.