Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Populasi Tiongkok Menyusut untuk Pertama Kalinya dalam 60 Tahun

📅 Selasa, 17 Jan 2023, 15:38 WIB | Oleh:

Bersama dengan Jepang dan Korea Selatan, tingkat kesuburan di Tiongkok terenda di dunia, di bawah tingkat penggantian kesuburan yang diperlukan agar suatu populasi tumbuh.Angka itu mengharuskan setiap pasangan, rata-rata, memiliki dua anak.

Langkah-langkah pemerintah telah gagal mengubah fakta mendasar bahwa banyak anak muda Tiongkok tidak menginginkan anak.Mereka kerap beralasan biaya membesarkan anak semakin mahal, apalagi dengan kondisi ekonomi yang genting.

Rachel Zhang (33), seorang fotografer di Beijing, memutuskan sebelum menikah dengan suaminya, tidak akan memiliki anak. Terkadang, para orangtua dalam keluarga mengomeli mereka soal memiliki bayi.

"Saya tegas tentang ini," kata Zhang."Saya tidak pernah berkeinginan memiliki anak selama ini."Meningkatnya biaya membesarkan anak dan mencari apartemen di distrik sekolah yang bagus telah mengeraskan tekadnya.

Faktor-faktor lain telah menyebabkan keengganan memiliki lebih banyak anak, termasuk beban yang dihadapi orang dewasa muda dalam merawat orang tua dan kakek nenek yang lanjut usia.

Kebijakan nol-Covid yang ketat - pengujian massal, karantina, dan penguncian selama hampir tiga tahun, mengakibatkan beberapa keluarga terpisah untuk jangka waktu yang lama - mungkin membuat lebih banyak orang memutuskan untuk tidak memiliki anak.

Luna Zhu (28) dan suaminya memiliki orang tua yang bersedia merawat cucu mereka.Dia bekerja di perusahaan milik negara yang menyediakan paket cuti melahirkan yang baik.Tapi Zhutidak tertarik.

"Terutama tiga tahun terakhir epidemi, saya merasa banyak hal yang sangat sulit," kata Zhu.

Di Tiongkok, penelusuran online untuk kereta bayi di mesin pencari Baidu turun 17 persen pada 2022 dan turun 41 persen sejak 2018. Sementara penelusuran botol bayi turun lebih dari sepertiga sejak 2018. Sebaliknya, penelusuran panti jompo melonjak delapan kali lipat tahun lalu.

Kebalikannya terjadi di India, di mana Google Trends menunjukkan peningkatan 15 persen dari tahun ke tahun dalam pencarian botol bayi pada 2022, sementara pencarian tempat tidur bayi naik hampir lima kali lipat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.