Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Parasit Malaria yang Kebal Obat Arteminisin Muncul di Afrika

📅 Senin, 16 Jan 2023, 00:00 WIB | Oleh:
Parasit Malaria yang Kebal Obat Arteminisin Muncul di Afrika Doc: ISTIMEWA
Ket. Plasmodium falciparum parasit penyebab malaria ditularkan lewat gigitan inang nyamuk AnophelesAjang

JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) dan pakar kesehatan mengeluarkan peringatan telah muncul varian parasit malaria yang kebal pada obat Artemisinin selama ini dikenal sebagai unsur aktif paling ampuh melawan nyamuk malaria. Dampaknya kasus fatalitas akan makin banyak.

Dikutip dari Deutsche Welle, malaria hingga kini tetap jadi penyakit endemik di negara-negara miskin. Sedikitnya 247 juta orang terinfeksi parasit Plasmodium falciparum pemicu penyakit malaria pada tahun 2021. Kasus kematian di seluruh dunia akibat malaria tercatat sekitar 619.000 pada tahun yang sama.

Yang kini membuat para peneliti dan pakar kesehatan khawatir adalah munculnya varian parasit malaria yang sudah kebal obat Arteminisin, terutama di Afrika Timur mulai menyebar varian parasit malaria yang mengalami mutasi dan mengembangkan resistensi terhadap obat ampuh itu.

Mutasi Parasit

Pakar penyakit tropis di Rumah Sakit Charité di Berlin, Welmoed van Loon, sejak beberapa tahun terakhir mengamati munculnya mutasi parasit malaria yang mengembangkan kekebalan pada unsur aktif Artemisinin ini di Benua Afrika itu.

WHO mencatat penyebaran varian parasit malaria kebal obat itu terutama di tiga negara Afrika, yakni Eritrea, Uganda, dan Ruanda. Karena itu, WHO sudah membunyikan tanda bahaya, terkait kemungkinan penyebaran varian malaria resisten yang lebih luas lagi.

"Persentase kasus varian malaria kebal obat di Eritrea dan Rwanda bahkan melebihi 14 persen," kata lembaga itu.

"Kita saat ini tidak memiliki opsi lain untuk memerangi malaria di Afrika. Jika varian malaria yang resisten obat Artemisinin menyebar makin luas, akan terjadi dampak endemi makin parah, dan juga dikhawatirkan jumlah fatalitas akan terus naik," ujar pakar malaria, Expertin Dorothy Achu.

Walau begitu, WHO sudah berjaga-jaga, dengan menerapkan terapi kombinasi dua jenis obat malaria di Afrika. Jadi, selain Artemisinin juga diberikan obat dengan unsur aktif lainnya yang ampuh melawan malaria. Skenario paling mengerikan dari WHO adalah jika mutasi parasit malaria ini, juga mengembangkan kekebalan terhadap unsur aktif lain tersebut

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.