Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Maksimalkan Penyerapan Gabah Petani Lokal

📅 Rabu, 11 Jan 2023, 11:09 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Maksimalkan Penyerapan Gabah Petani Lokal Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Pemerintah diminta memaksimalkan penyerapan beras petani lokal, terutama saat masa panen pada Februari-Maret mendatang, sehingga dapat mengurangi impor komoditas pangan tersebut. Langkah itu diharapkan dapat memenuhi stok cadangan beras pemerintah (CBP).

Anggota Komisi IV DPR RI, Slamet, menilai tata kelola beras nasional lemah sehingga mendorong importasi pangan. "Saat musim panen raya bulan Februari hingga April, penyerapan Bulog yang mendapatkan penugasan pemerintah untuk mengisi CBP sangat rendah. Hanya 233.240 ton. Sedangkan produksi beras petani dari Februari-April 2022 12,82 juta ton. Artinya, produksi dalam negeri (seharusnya) cukup untuk pemenuhan CBP," ungkap Slamet dikutip dari laman resmi DPR RI, Selasa (10/1).

Jika impor beras tetap dilaksanakan, menurut Anggota F-PKS itu, kebijakan itu akan menyengsarakan petani lokal Indonesia. Karenanya, pemerintah melalui Perum Bulog perlu memaksimalkan penyerapan beras dari petani lokal untuk kebutuhan CBP dengan harga layak, khususnya pada panen raya.

Di sisi lain, legislator daerah pemilihan Jawa Barat IV itu menyayangkan sikap pemerintah yang belum maksimal mengendalikan harga beras yang masih melambung tinggi di Indonesia. "Mengenai kondisi harga beras yang tinggi, padahal sudah dilakukan impor beras, maka pemerintah harus berani mengaudit stok gudang di perusahaan beras untuk mencegah terjadinya penimbunan yang mempengaruhi harga beras nasional," tandas Slamet.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan (PIHP) per 6 Januari lalu, komoditas beras merangkak naik menjadi sekitar 12.700 per kilogram (kg) dari sebelumnya rata-rata senilai 12.650 rupiah per kg.

Pada kesempatan lain, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan), Suwandi mengatakan pemerintah akan melakukan monitoring dan pengawalan kegiatan panen raya padi pada awal 2023 yang berlangsung mulai Januari hingga April.

Luas Panen

Puncak panennya diperkirakan terjadi pada Maret-April. Luas panen padi nasional pada awal 2023 sangat luas, bahkan berdasarkan prognosa BPS luas panen padi pada Februari mendatang mencapai 1,4 juta hektar.

"Dari luas panen 1,4 juta hektar ini diperkirakan menghasilkan beras mencapai 4,3 juta ton," ujar Suwandi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Daerah
Kabut Asap Mengancam Keseha...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.