Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bagaimana Mencegah Pencemaran Daging Babi di Pasar?

📅 Senin, 09 Jan 2023, 17:42 WIB | Oleh:
Bagaimana Mencegah Pencemaran Daging Babi di Pasar? Doc: Istimewa

YOGYAKARTA - Perasaan aman untuk mengonsumsi makanan halal merupakan tuntutan masyarakat yang perlu diperhatikan oleh semua pihak. Selain literasi masyarakat dan pemilik kantin/warung makanan juga diperlukan kontribusi dari berbagai instansi.

Pusat Unggulan Ipteks Perguruan Tinggi Institute for Halal Industry and System Universitas Gadjah Mada dan Laboratorium Penelitian dan Pengujian Terpadu (LPPT-UGM) dalam waktu dekat akan mengadakan pengambilan sampel makanan dari kantin-kantin yang berada di dalam kampus serta warung di sekitar UGM. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan pencemaran daging babi. Kepala LPPT UGM, Prof. Dr. Yusril Yusuf, menegaskan bahwa metode yang digunakan untuk uji ini adalah metode yang telah masuk ruang lingkup terakreditasi ISO 17025: 2017.

"Kegiatan pengujian ini sebagai pengawasan agar kantin-kantin di UGM serta sekitarnya juga tetap terhindar dari pencemaran daging babi," papar Yusril, Senin (9/1).

Senada dengan Yusril, Ketua Pusat Unggulan Ipteks Perguruan Tinggi Institute for Halal Industry and System Universitas Gadjah Mada, Prof. Dr. Abdul Rohman, M.Si., Apt., menambahkan kegiatan rutin pengujian ini dilakukan seiring beredarnya informasi di masyarakat baik melalui forum pengajian maupun media sosial adanya warung di Yogyakarta yang menjual bakso tidak halal. Abdul Rohman menambahkan sebenarnya potensi pencemaran daging babi bisa terjadi dan dimulai dari berbagai tempat, seperti di rumah potong, pasar, pengolahan daging serta penggilingan daging.

"Sumber pencemaran tidak halal dapat di berbagai tempat sehingga perlu manajemen yang komprehensif termasuk dengan badan POM untuk melindungi semua pihak,"urainya.

Guru Besar Fakultas Farmasi UGM itu menegaskan agar informasi yang sempat viral ini tidak semakin bergulir dan meresahkan masyarakat maka Pusat Unggulan Iptek Perguruan Tinggi (PUIPT) Institute for Halal Industry and System Universitas Gadjah Mada menyatakan bahwa penelitian yang disitasi dalam forum tersebut merupakan hasil penelitian lama dari Prof. Dr. Ir. Yuny Erwanto, S.Pt., M.P. yaitu di tahun 2014 sehingga kondisinya bisa saja berubah.

Selain itu, penelitian yang dilakukan bertujuan untuk memvalidasi metode deteksi cemaran daging babi dengan metode Polymerase Chain Reaction-Restriction Fragment Length Polymorphism (PCR_RFLP) yang pada waktu itu dikembangkan oleh peneliti UGM sehingga sampling yang dilakukan tidak mencerminkan populasi warung bakso yang ada di Yogyakarta (hanya 20 warung bakso yang di-sampling).

"Adanya pernyataan oleh salah satu dosen UGM pada berbagai forum pengajian itu sebenarnya lebih kepada imbauan untuk masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memilih warung bakso,"kata Abdul Rohman.

Adanya kontaminasi tidak selalu karena kesengajaan penjual, oleh karena itu perlu peningkatan pengetahuan kepada para penjual untuk lebih berhati-hati melindungi konsumen. Kemudian langkah semua pihak termasuk pemerintah dalam mengendalikan makanan halal tentunya juga diperlukan sehingga baik pedagang maupun konsumen dapat terlindungi dengan baik.

Seiring dengan amanat Undang-Undang Jaminan Produk Halal (UU-JPH) Nomer 33 tahun 2014 terkait dengan kewajiban sertifikasi halal untuk produk makanan, imbuh Abdul Rohman, PUI-PT IHIS UGM juga akan melakukan edukasi dan sosialisasi tentang sertifikasi halal ini bagi para pengelola kantin dan UMKM di sekitar UGM.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Nasional
Jejak Hatta-Sjahrir Dihidup...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.