Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspada Leptospirosis di Musim Hujan, Warga Diimbau Jaga Kebersihan

📅 Minggu, 08 Jan 2023, 08:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waspada Leptospirosis di Musim Hujan, Warga Diimbau Jaga Kebersihan Doc: ANTARA/Sutarmi
Ket. Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty.

GUNUNGKIDUL - Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta mengimbau masyarakat mewaspadai leptospirosis yang banyak terjadi pada musim hujan mengantisipasi terjangkit penyakit tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty di Gunungkidul, Minggu (8/1), mengatakan sepanjang 2022, ada 31 kasus leptospirosis, empat orang meninggal dunia.

"Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya petani dan peternak untuk selalu mencuci tangan dan kaki setelah dari sawah untuk mengantisipasi terjangkit leptospirosis," kata Dewi.

Ia mengatakan kasus penyebaran leptospirosis memiliki ciri yang hampir sama dengan DBD. Tren ancaman akan meninggi pada saat musim hujan.

"Bedanya DBD disebabkan karena nyamuk. Sedangkan leptospirosis, lebih banyak disebabkan karena air kencing tikus yang mengandung bakteri leptospirosa," katanya.

Dia mengatakan penularan leptospirosis melalui kuman yang masuk lewat luka di tubuh. Gejala paling umum saat tertular, yakni panas, bisa muncul rasa sakit di badan, mual, muntah dan lain-lain, tergantung daya tahan tubuh.

"Bisa menyebabkan kematian, karena yang diserang bagian ginjal," katanya.

Dewi mengatakan ada tren kenaikan kasus leptopirosis sejak 2018-2021. Kasus leptospirosis paling banyak terjadi tahun lalu dengan jumlah 16 kasus.

"Namun, pada 2022, ada 31 kasus dengan empat korban meninggal dunia. Untuk kasus tertinggi terjadi pada 2017 dengan 64 kasus serta 16 orang meninggal dunia," katanya.

Dewi menambahkan pencegahan terhadap penyebaran leptospirosis dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Selain itu, pada saat beraktivitas di sawah atau ladang diminta memakai alat pelindung diri.

"Kami berharap kepada warga yang mengalami gejala sakit segera memeriksakan diri ke layanan kesehatan terdekat. Hal ini dibutuhkan untuk mengurangi risiko fatalitas dari penyakit yang diderita," katanya.

Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengingatkan kepada masyarakat untuk terus menjaga kondisi kesehatan. Cara ini bisa dilakukan dengan menerapkan pola hidup bersih, sehat dan makan makanan yang bergizi.

Selain itu, masyarakat juga diminta berolahraga untuk menjaga daya tahan tubuh, sehingga tidak mudah terserang penyakit.

"Yang terpenting rutin dan konsisten, karena dengan kesehatan, aktivitas akan lebih mudah dan hasilnya juga optimal," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.