Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

“Titanic' Versi Nazi, Film Propaganda Termahal yang Berujung Tragedi

📅 Minggu, 08 Jan 2023, 14:40 WIB | Oleh:

Ratusan tentara ditarik dari medan perang untuk berperan sebagai figuran dan film tersebut menampilkan beberapa bintang film paling terkenal di Jerman, seperti Sybila Schmidt.

Namun, proses produksinya kacau. Tentara melecehkan para aktor perempuan dan ada kepanikan bahwa lokasi syuting film yang terang akan menjadi sasaran pengeboman sekutu.

Ada juga masalah lain yang lebih serius: Herbert Selpin, sutradara yang ditugaskan untuk proyek ini, tidak disukai oleh para pejabat Nazi. Bahkan, setelah mengkritik campur tangan petinggi Nazi dalam jadwal syuting, Selpin ditangkap dan diinterogasi oleh Goebbels sendiri.

Dia kemudian ditemukan gantung diri di sel penjaranya.

Ubah plot

Tetapi, entah bagaimana, film itu berhasil dibuat, dengan propaganda keras pada inti ceritanya: kecelakaan itu digambarkan sebagai kisah keserakahan perusahaan Inggris pemilik Titanic, yang mengabaikan upaya satu-satunya anggota kru Jerman untuk memperlambat kapal saat melintasi perairan Atlantik Utara yang penuh es.

Pada akhirnya, sebuah pesan epilog menyatakan dalam bahasa Jerman bahwa kematian lebih dari 1.500 penumpang merupakan "kecaman abadi atas pencarian tanpa akhir Inggris untuk mendapatkan keuntungan".

"Ada film propaganda Nazi dengan pesan yang jauh lebih halus," sejarawan Jerman bernama Alex Von Lunen menjelaskan.

"Film Titanic ini seakan menunjukkan delusi beberapa anggota Nazi tentang efek propaganda. Mereka benar-benar merasa seakan-akan mereka masih bisa memenangkan perang jika mereka sekadar menyemangati rakyat. Dan hal yang kemudian terjadi dengan film tersebut benar-benar membuatnya lebih menarik," imbuh dia.

Von Lunen merujuk pada bagaimana Goebbels, yang telah memberi lampu hijau pada produksi, akhirnya melarang film itu ditayangkan di bioskop Jerman setelah menonton produk akhirnya.

Sang pejabat Nazi merasa adegan tragedi dalam film itu begitu realistis sehingga dapat memicu kepanikan di saat banyak warga sipil Jerman hidup dalam ketakutan akan serangan udara.

"Hal yang juga menjadi masalah ialah bahwa perwira fiktif asal Jerman di atas Titanic dalam film itu melanggar perintah atasannya karena meyakini bahwa mereka salah secara moral. Itu bukan pesan yang ingin disampaikan Nazi kepada para perwira Jerman di kehidupan nyata," kata Von Lunen.

Dalam bukunya, Profesor Watson mencatat bahwa film tersebut awalnya hanya dirilis di wilayah pendudukan Jerman dan tidak ditayangkan di dalam Jerman sampai tahun 1949, ketika ditemukan kembali dalam arsip Nazi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.