Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bapanas Perkuat Komitmen Dukung Peternak Layer Blitar Lewat Program SPHP Jagung

📅 Selasa, 30 Sep 2025, 21:30 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Bapanas Perkuat Komitmen Dukung Peternak Layer Blitar Lewat Program SPHP Jagung Doc: istimewa
Ket. Badan Pangan Nasional (Bapanas/NFA) menegaskan komitmennya dalam mendukung kestabilan pasokan dan harga jagung pakan bagi peternak layer

BLITAR – Badan Pangan Nasional (Bapanas/NFA) menegaskan komitmennya dalam mendukung kestabilan pasokan dan harga jagung pakan bagi peternak layer. Salah satunya kepada peternak layer yang ada di Kabupaten Blitar yang merupakan salah satu sentra produksi telur nasional.

Komitmen ini disampaikan dalam pertemuan Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) NFA Maino Dwi Hartono dengan perwakilan koperasi serta asosiasi peternak layer Blitar. Selain itu turut pula dihadiri Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar, perwakilan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Blitar, serta perwakilan dari koperasi dan asosiasi peternak layer mandiri, pada Senin (29/9).

"Pertemuan ini merupakan tindak lanjut atas surat dari Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar mengenai perlunya perluasan distribusi jagung program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP)," ujar Maino. 

Adapun Kabupaten Blitar merupakan salah satu kabupaten/kota dengan alokasi tertinggi dalam program SPHP jagung tahun ini. Rinciannya sebanyak 45 ton bagi peternak mikro untuk memenuhi kebutuhan 3 bulan, kemudian 5.906 ton bagi peternak kecil untuk kebutuhan 2 bulan, dan 180 ton bagi peternak menengah. Total alokasinya menjadi 6.132 ton.

Sementara kabupaten/kota yang menerima alokasi tertinggi adalah Kabupaten Kendal dengan total alokasi 7.060 ton. Ini terbagi untuk kebutuhan 3 bulan peternak mikro, kebutuhan 2 bulan peternak kecil, dan peternak menengah. Daftar peternak penerima SPHP jagung berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 9046/KPTS/PK.240/F/09/2025.

Lebih lanjut, dalam pertemuan tersebut, terungkap bahwa kebutuhan jagung pakan di wilayah Blitar mencapai sekitar 365 ribu ton per tahun. Namun, kapasitas produksi jagung lokal hanya sekitar 200 ribu ton. Itupun tidak seluruhnya dialokasikan untuk pakan ternak. 

Ditambah lagi dalam dua bulan terakhir harga jagung di tingkat peternak mengalami kenaikan cukup tinggi di wilayah Blitar. Bahkan sempat menyentuh angka Rp 7.000 per kilogram (kg).

"Oleh karena itu, Badan Pangan Nasional telah menugaskan Perum Bulog untuk menyalurkan jagung SPHP dengan target sebesar 52.400 ton kepada 2.109 peternak di 16 provinsi. Penyaluran ini difokuskan kepada peternak mikro, kecil, dan menengah dengan harga yang telah ditetapkan, yaitu Rp 5.000 per kilo di gudang Bulog dan maksimal Rp 5.500 per kilo sampai di tingkat peternak," urai Maino. 

Percepat Mobilisasi

Sementara itu, Direktur Maino juga menekankan perlunya percepatan mobilisasi stok jagung dari daerah produsen seperti Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Lampung ke Pulau Jawa yang menjadi wilayah dengan permintaan tertinggi. Mengingat masa penugasan hanya berlangsung selama satu bulan, maka efisiensi distribusi menjadi faktor krusial. 

Selain itu, Maino juga menekankan pentingnya kesesuaian data peternak secara BNBA (by name by address), alokasi jagung yang proporsional, serta legalitas koperasi atau asosiasi penerima. Ke depan, koperasi dipandang sebagai bentuk kelembagaan yang lebih aman secara hukum dibanding asosiasi, mengingat masih ada dua asosiasi peternak di Blitar yang belum berbentuk koperasi. 

Maino juga mendorong pemerintah daerah, termasuk Kabupaten Blitar, untuk mulai menyusun strategi jangka menengah dan panjang seperti pemenuhan stok Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) dalam bentuk jagung. Sebagai daerah sentra produksi ternak layer, Blitar memiliki kebutuhan jagung yang tinggi, sehingga keberadaan CPPD dapat menjadi instrumen penting dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga jagung di masa mendatang.

Adapun program SPHP jagung merupakan langkah jangka pendek dalam meredam gejolak harga jagung di pasar. Program baik ini berdasarkan surat Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 262/TS.02.02/K/9/2025 tanggal 23 September 2025, pelaksanaan program SPHP jagung bagi peternak rakyat sudah dimulai. 

Jaga Stabilitas

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.