OECD Proyeksikan Ekonomi Global Bakal Merosot Tajam
📅 Kamis, 24 Nov 2022, 00:04 WIB | Oleh: Tim RedaksiSebagai catatan, Indonesia dan beberapa negara Asia lainnya hari-hari ini menghadapi sedikit gejolak di industri tekstil dan alas kaki di mana permintaan dunia turun drastis sehingga sudah mulai terjadi pemutusan hubungan kerja.
"Namun karena permintaan domestik masih kuat, hal itu saya kira masih bisa diselamatkan. Tanda-tanda krisis di Indonesia misalnya, kan tidak ada. Mal ramai, wisata ramai, pasar ramai. Momentum pertumbuhan domestik ini yang harus dijaga," kata Susilo.
Saat ini, menurut Susilo, saat terbaik untuk inward looking yakni bagaimana ekonomi domestik benar-benar bisa menjadi penopang ekonomi nasional, bahkan penyelamat pertumbuhan secara global.
Sebelumnya, pengamat ekonomi dari Universitas Katolik Atmajaya, Jakarta, Yohanes B Suhartoko, mengatakan dari sisi ekonomi, pada 2022 dan 2023 ditandai dengan kondisi ketidakpastian yang tinggi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Salah satu penyebab ketidakpastian adalah laju pemulihan ekonomi yang tidak berbarengan, menyebabkan preferensi pilihan kebijakan ekonomi negara maju adalah pro stabilisasi yang didukung kebijakan moneter yang kontraktif dengan menaikkan suku bunga acuan mereka, sehingga menyebabkan pelemahan mata uang negara sedang berkembang.
Pemulihan yang tidak berbarengan itu merupakan pelajaran bagi pemimpin dunia untuk kerja sama dalam ekonomi makro. Tujuannya untuk mengurangi frekuensi gejolak ekonomi dunia sehingga mendorong terjadinya kestabilan ekonomi paling tidak dari sisi ekonomi makro.
"Pertanyaannya, siapa penjaga komitmen tersebut, Jika sekadar komitmen maka ekonomi domestik sering kali diprioritaskan daripada ekonomi global," pungkas Suhartoko.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!