Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tips Mengelola Keuangan di Tengah Krisis dan Resesi

📅 Kamis, 03 Nov 2022, 07:01 WIB | Oleh:
Tips Mengelola Keuangan di Tengah Krisis dan Resesi Doc: Istimewa

Bijak mengelola keuangan dikatakan menjadi salah satu bentuk antisipasi masyarakat dalam menghadapi dampak dari gejolak kondisi ekonomi yang diprediksi mendekati kondisi gelap dan berlanjut sampai setahun hingga dua tahun ke depan.

International Monetary Fund (IMF) memperkirakan pertumbuhan ekonomi dunia pada 2023 dari yang semula dapat bertumbuh sebesar 3,8 persen, kini menjadi 2,7 persen. Kondisi ini ditengarai oleh lonjakan inflasi, suku bunga yang tinggi, perlambatan laju pertumbuhan ekonomi, hingga terhambatnya rantai pasok global akibat konflik geopolitik.

Lalu, apa saja yang dapat dilakukan untuk menjadi masyarakat cerdas dalam menghadapi ancaman resesi ekonomi? Berikut lima hal yang dapat dilakukan seperti disiarkan keterangan tertulis Kredivo, Rabu:

  1. Siapkan dana darurat

Dana darurat menjadi instrumen penting yang dapat dimanfaatkan apabila sewaktu-waktu terjadi kondisi yang tidak diinginkan. Besaran dana darurat yang dimiliki minimal sejumlah tiga kali pengeluaran bulanan bagi yang masih berstatus lajang dan minimal sejumlah enam kali pengeluaran bulanan bagi yang telah berkeluarga.

  1. Berbelanja sesuai kebutuhan

Belanja konsumsi masyarakat memiliki peran penting bagi kondisi perekonomian nasional karena akan berdampak pada roda perekonomian yang dapat terus berputar. Oleh karena itu, tetaplah belanja barang sesuai dengan kebutuhan, terutama yang bersifat pokok dan penting.

  1. Cerdas berinvestasi

Di tengah kondisi ekonomi yang tidak stabil, masyarakat tetap dapat berinvestasi namun dengan memperhatikan jenis instrumen investasi. Instrumen yang berisiko rendah dan mudah dicairkan, seperti reksa dana pasar uang ataupun surat berharga negara (SBN) dapat menjadi pilihan yang cenderung aman dalam kondisi saat ini.

  1. Amankan sumber penghasilan

Di tengah maraknya fenomena PHK yang tengah terjadi, penting bagi masyarakat untuk dapat mempertahankan sumber penghasilan yang dimiliki. Oleh karena itu, apabila tidak ada permasalahan yang mendesak, maka usahakan untuk tidak resign dari tempat kerja saat ini. Bahkan apabila memungkinkan, seseorang bisa mencari pekerjaan sampingan untuk menambah sumber penghasilan.

  1. Susun skala prioritas kebutuhan

Seseorang memerlukan skala prioritas agar dapat mengetahui kebutuhan mana yang harus didahulukan serta mengetahui kebutuhan yang dapat ditunda pemenuhannya.

Dalam menghadapi kondisi saat ini, membeli kebutuhan sesuai dengan skala prioritas kebutuhan akan mendukung dalam menyehatkan cashflow. Seseorang dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan tetap memastikan cashflow tetap terjaga dan terkontrol salah satunya melalui kehadiran alternatif pembiayaan seperti Paylater yang memberikan fasilitas cicilan 0 persen dengan jangka waktu tertentu.

General Manager Kredivo Lily Suriani mengatakan Paylater memegang peranan sebagai platform pembiayaan yang dapat menjadi instrumen penjaga daya beli bagi berbagai lapisan masyarakat di seluruh Indonesia.

Berdasarkan data internal perusahaannya, jumlah pengguna Paylater di wilayah tier dua dan tier tiga di Indonesia mengalami kenaikan sebesar 52 persen pada semester satu tahun 2022 dibandingkan pada periode yang sama di tahun lalu dan ini menjadi indikator positif daya beli masyarakat dapat terus terjaga.

"Kami optimis stimulus yang diberikan untuk menjaga daya beli masyarakat akan dapat membantu Indonesia untuk melalui gejolak ekonomi," kata Lily.

Fundamental ekonomi Indonesia dinilai akan lebih kuat dibanding negara lain dalam menghadapi gejolak ekonomi global, namun resesi juga dapat berdampak langsung bagi masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Warga Terdampak Gempa Venezuela

1 jam lalu | Fajar Alim M

Luar Negeri
Warga Terdampak Gempa Venez...
Ekonomi
Pelaksanaan Sensus Ekonomi ...
Ekonomi
Pengembangan Ekspor Sayuran...

Festival Bubur Suro

2 jam lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Festival Bubur Suro
Megapolitan
Pemkab Bekasi Bersiap Diri ...
Nasional
Kemenham Jajaki Kota Berbas...
Gelombang Panas Sapu Spanyol, 212 Nyawa Melayang Akibat Suhu Ekstrem

Gelombang Panas Sapu Spanyol, 212 Nyawa Melayang Akibat Suhu Ekstrem

25 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 2
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
# 2
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.