Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertumbuhan Simpanan Kendor Pada April Lalu: Tak Pandang Nominal, Semua Kena!

📅 Selasa, 27 Mei 2025, 23:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pertumbuhan Simpanan Kendor Pada April Lalu: Tak Pandang Nominal, Semua Kena! Doc: Istimewa.
Ket. Ilustrasi - Petugas bank mengangkut uang rupiah. 

JAKARTA - Tabungan nasional yang meningkat dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, karena tabungan dapat digunakan sebagai investasi yang memacu kegiatan ekonomi. 

Tabungan membantu melindungi dari risiko tak terduga seperti kehilangan pekerjaan, kecelakaan, atau penyakit serius. Dengan memiliki dana cadangan, Anda dapat menghadapi situasi sulit tanpa perlu berutang atau menurunkan kualitas hidup. 

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat pertumbuhan simpanan pada hampir semua tiering atau kelompok nominal yang mengalami perlambatan pada April 2025 lebih disebabkan faktor musiman di mana masyarakat banyak membelanjakan uangnya saat libur panjang Idulfitri.

“Tapi ini (perlambatan) bukan berarti karena ekonominya memburuk. Musimannya memang seperti itu (faktor libur panjang),” kata Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (27/5).

Berdasarkan data LPS, simpanan dengan nominal di bawah Rp500 juta tumbuh 4,09 persen year on year (yoy) pada April 2025, menurun dibandingkan bulan sebelumnya yang tumbuh 6,03 persen yoy.

Begitu pula simpanan pada tiering lainnya antara lain tiering dari Rp500 juta hingga Rp1 miliar yang tumbuh 4,25 persen yoy (Maret 2025: 5,74 persen yoy), tiering dari Rp1 miliar hingga Rp2 miliar tumbuh 2,88 persen yoy (Maret 2025: 3,52 persen yoy), serta tiering dari Rp2 miliar hingga Rp5 miliar tumbuh 2,98 persen yoy (Maret 2025: 4,44 persen yoy).

LPS juga mencatat, penurunan simpanan terjadi pada seluruh tiering di bawah Rp100 juta dengan rentang 3,50 persen yoy hingga 5,85 persen yoy. Sementara simpanan tier nominal di atas Rp5 miliar mencatat pertumbuhan tertinggi yakni 4,73 persen yoy, lebih tinggi dari bulan sebelumnya.

Secara keseluruhan, total nominal simpanan per April 2025 mencapai Rp9.075,92 triliun atau tumbuh 4,3 persen secara year to date (ytd) namun melambat -0,02 persen secara month on month (mom).

Meski melambat pada April 2025, Purbaya meyakini bahwa ke depannya simpanan nasabah di perbankan akan kembali tumbuh membaik setelah faktor liburan musiman berakhir.

“Menurut saya ke depannya (simpanan nasabah) akan naik lagi, karena ketika healing (masyarakat liburan) kan uangnya dibelanjakan, nanti yang jual barang setelah beberapa lama uangnya masuk lagi ke perbankan. Jadi perputaran ekonomi lebih bagus,” kata Purbaya.

Per April 2025, dana pihak ketiga (DPK) tumbuh sebesar 4,55 persen yoy. Penghimpunan DPK ditopang oleh produk giro dan tabungan yang masing-masing tumbuh 6,02 persen yoy dan 6,05 persen yoy.

Sedangkan kredit perbankan pada periode yang sama tumbuh sebesar 8,88 persen secara yoy. Pertumbuhan kredit investasi mengalami pertumbuhan tertinggi, yakni sebesar 15,2 persen yoy.

Pada Selasa, LPS menetapkan untuk menurunkan tingkat bunga penjaminan (TBP) simpanan dalam rupiah di bank umum dan bank perekonomian rakyat (BPR) sebesar 25 basis point (bps). Namun, TBP simpanan dalam valuta asing di bank umum tetap dipertahankan pada level yang sama.

TBP simpanan rupiah pada bank umum adalah 4,00 persen dan TBP simpanan rupiah pada BPR yakni 6,50 persen. Sedangkan untuk TBP simpanan valas pada bank umum adalah sebesar 2,25 persen. TBP tersebut akan berlaku untuk periode 1 Juni sampai dengan 30 September 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Bener bang,,, potongan 8% itu hanya omon omon ...
    Betul tuh bang banyak bacot,,Lebel aja 8% hasil ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Daerah
Rakyat secara Umum Cukup An...

Harga Cabai Rawit Rp66.350/Kg, Telur Ayam Rp28.200/Kg

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp66.350/...

Us Open Bakal Diwarnai Ganda Campuran Dua Petenis Top Dunia

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Us Open Bakal Diwarnai Gand...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Tanda-tanda Menunjukkan Perlambatan Ekonomi Tiongkok akan Berlanjut

Tanda-tanda Menunjukkan Perlambatan Ekonomi Tiongkok akan Berlanjut

18 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.