Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Qatar Menuai Kritik karena Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia 2022

📅 Rabu, 26 Okt 2022, 09:08 WIB | Oleh:
Qatar Menuai Kritik karena Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia 2022 Doc: Istimewa

Qatar telah menghadapi kritik yang belum pernah terjadi sebelumnya sejak memenangkan tawaran untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022, beberapa di antaranya merupakan fitnah, kata penguasanya, Emir Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani, Selasa, 25 Oktober 2022.

"Kami awalnya menangani masalah ini dengan itikad baik," kata Sheikh Tamim dalam pidato kebijakan yang disiarkan televisi, menambahkan bahwa beberapa kritik awal bersifat konstruktif. Namun, katanya, kampanye melawan Qatar diperluas hingga "mencakup fabrikasi dan standar ganda yang begitu ganas sehingga sayangnya mendorong banyak orang untuk mempertanyakan alasan dan motif sebenarnya di balik kampanye tersebut".

Qatar, negara Timur Tengah pertama yang menjadi tuan rumah Piala Dunia, mendapat kecaman keras internasional atas perlakuannya terhadap pekerja asing dan undang-undang sosial yang membatasi. Emir berpidato di sesi Dewan Syura penasihat negara Teluk Arab saat Doha bersiap untuk menjadi tuan rumah acara global utama sepak bola, yang dimulai pada 20 November.

Doha telah memperkenalkan reformasi termasuk aturan untuk melindungi pekerja dari panas dan upah minimum bulanan 1.000 riyal ($275), dan mengatakan terus mengembangkan sistem tenaga kerjanya. Pekerja asing menyumbang 85% dari sekitar 3 juta penduduk Qatar, yang merupakan salah satu produsen gas alam terbesar dunia dan salah satu negara terkaya per kapita.

Sheikh Tamim mengatakan harga energi yang lebih tinggi telah membantu Qatar mewujudkan surplus anggaran pemerintah sebesar 47,3 miliar riyal ($ 12,8 miliar) untuk paruh pertama tahun 2022, versus defisit yang diproyeksikan, dan pertumbuhan produk domestik bruto sebesar 4,3%, menurut perkiraan awal.

Emir mengatakan surplus anggaran akan digunakan untuk mengurangi tingkat utang publik dan meningkatkan cadangan keuangan negara. Dia mengatakan Piala Dunia akan memungkinkan Qatar untuk menunjukkan kekuatan ekonomi dan kelembagaan dan identitas budayanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Parade Budaya Sambut Hari Jadi DKI Jakarta ke-499

33 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Parade Budaya Sambut Hari J...
Megapolitan
HBKB Rasuna Said Jadi Upaya...
Ekonomi
Pemberdayaan Ekonomi Warga ...
Pelari dari 17 Negara Ramaikan Mandiri Jogja Marathon 2026

Pelari dari 17 Negara Ramaikan Mandiri Jogja Marathon 2026

22 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.