RI Belum Siap Hadapi Tiga Tantangan pada 2023
📅 Senin, 17 Okt 2022, 00:04 WIB | Oleh: Tim RedaksiMitigasi Risiko
Sementara itu, Pengajar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Esther Sri Astuti, menegaskan pemerintah harus menyiapkan mitigasi risiko menghadapi tekanan ekonomi global ke depan. Prinsip kehati hatian dalam mengelola anggaran APBN terutama untuk agenda-agenda besar.
"Kehati-hatian dan stabilitas tetap menjadi jalan terbaik untuk pertumbuhan terkuat di tengah prospek ekonomi global yang tidak pasti," tegas Esther.
Resesi global yang bakal melanda AS dan Eropa tidak akan membuat Indonesia terhindar, apalagi jika harga komoditas turun. Sentimen proteksionis akan merugikan ekspor Indonesia termasuk perlambatan ekonomi Tiongkok.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, sangat penting untuk menjaga disiplin fiskal karena akan menghadapi badai yang bisa saja lebih besar daripada pandemi.
Hal lainnya yang perlu disiapkan ialah keseimbangan antara penanaman modal asing dan modal domestik, tidak bergantung dengan modal asing saja serta mengurangi kebergantungan impor.
Sementara itu, Pakar pertanian dari UPN Veteran Jawa Timur, Zainal Abidin, mengatakan ancaman kelaparan yang menyertai krisis ekonomi saat ini harus dijadikan pelajaran untuk melakukan penguatan pertanian yang mengakar dengan petani bertindak sebagai pengusaha.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kunci membangun pertanian adalah putaran uang ada di desa, tapi bukan oleh pemilik modal besar. Penguatan dilakukan dengan melalui pembangunan pertanian yang mengakar, dengan paradigma petani menjadi pengusaha lewat konsep agropolitan," kata Zainal.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!