Strategi Delly Fitriansyah Besarkan Merek Fesyen Dobujack
📅 Rabu, 05 Okt 2022, 07:55 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Istimewa.
JAKARTA - Perkembangan tren di industri fesyen Indonesia mendorong para pelaku usaha untuk berkreasi dengan berbagai variasi produk untuk membantu konsumen mengekspresikan dirinya. Salah pelaku pada industri tersebut adalah Delly Fitriansyah.
Pada 2005, ia memberanikan diri membangun bisnis clothing dengan merek Dobujack, akronim dari "doa ibu jadi anak cepat kaya." Walau diawali dengan keraguan, semuanya terpatahkan dengan semangat dan kegigihan Delly.
Ia mampu memahami lebih jauh potensi bisnis hingga maju dan berjalan selama 17 tahun. Demi mengembangkan bisnisnya, pada 2020 Delly mengembangkan bisnisnya pada ranah daring bersama Shopee.
Sebagai Founder of Dobujack, Delly fokus memperkenalkan tren fesyen unisex untuk pria dan wanita dengan mengedepankan gaya kasual, simpel, nyaman, namun trendi. Melalui ragam produk Dobujack, membawa warna baru dengan menghadirkan variasi produk yang berkualitas.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Menyasar generasi muda yang memiliki spirit fashion penuh petualang, strategi penjualan kami diawali secara offline dengan menitipkan produk pada toko-toko distro Bandung. Kemudian kami ingin mendapat atensi yang lebih besar, dengan memberanikan diri memperluas distribusi hingga 15 titik kota besar seperti Jakarta, Jogja, Tangerang, Bekasi, Makassar, dan Surabaya," ujar dia melalui aplikasi daring, Selasa (4/10).
Pada 2008 Delly berhasil membuka gerai distro pertama di Bogor, dan berlanjut di Bandung pada 2014, dan Bekasi pada 2017. Dengan adanya distro-distro ono perjalanan Dobujack tidak serta merta mulus. Banyak tantangan yang harus dihadapi.
Kerja keras, merelakan waktu bermain di masa kuliah, ditipu rekan bisnis, barang hilang, pembayaran tertunda bertahun-tahun adalah menjadi santapan biasa. Namun tantangan terberat adalah saat Pandemi Covid-19 yang mulai menyerang pada awal 2020. Namun dengan tekad yang kuat, ia terus belajar dan mencari solusi terhadap setiap kendala yang dihadapi.
Sebaiknya Anda baca juga:
delly juga terus berkomitmen untuk terus berkreasi dan berinovasi mendorong melakukan riset pasar secara berkala, serta menjalankan quality control yang baik. Konsistensi dalam mewujudkan koleksi-koleksi yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan produk fesyen lokal berkualitas dengan harga terjangkau adalah nilai yang ditawarkan.
Melalui semangat pantang menyerah, berbagai acara Bazaar teranyar setiap tahunnya juga menjadi strategi yang Delly jalani demi menciptakan nama Dobujack semakin bersinar. Bahkan yang dulunya hanya fokus berjualan kaos, kini usahanya telah melebar dengan menawarkan ragam kebutuhan fesyen lengkap dari kepala hingga kaki.
Mulai dari kaos, jaket/hoodie, celana, sepatu, topi, tas, dompet, maupun aksesoris dan produk pendukung fashion lainnya. Seluruh proses produksi dilakukan secara lokal, mulai dari tempat membeli bahan, konveksi, penjahit, hingga pengepakan.
ia senang kehadiran label Dobujack juga telah berkontribusi menciptakan lapangan pekerjaan untuk masyarakat. Dari empat pegawai kini telah bertambah menjadi 40 orang karyawan ditambah bantuan beberapa tenaga makloon. Tidak hanya itu, terdapat ruang pembelajaran bagi Delly dalam perjalanan bisnis Dobujack.
Dimana pada pandemi 2020 menyerang, acara offline berupa pameran yang telah direncanakan serentak di 11 kota akhirnya batal karena lockdown. Bahkan seluruh gerai toko offline pun dengan terpaksa harus ditutup.
"Pada masa pandemi Covid-19 Dobujack menyusun ulang strategi penjualan dan beradaptasi dengan cara baru dengan memanfaatkan ranah digital untuk lebih dekat dengan konsumen. Kini bisnisnya telah memanfaatkan platform e-commerce seperti Shopee yang dapat memperluas jangkauan serta kemudahan akses bagi konsumen.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!