Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Berpotensi Melemah Terbatas, 23 Oktober 2025

📅 Kamis, 23 Okt 2025, 09:10 WIB | Oleh:
Berpotensi Melemah Terbatas, 23 Oktober 2025 Doc: istimewa

JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpo­tensi melemah terbatas, hari ini (23/10). Dominasi senti­men eksternal dan minimnya faktor positif domestik diper­kirakan dapat membatasi ruang rupiah bergerak ke zona penguatan.

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong pelaku pa­sar masih berada dalam fase risk-off, di mana investor cen­derung wait and see atau menantikan rilis data inflasi Ame­rika Serikat (AS) setelah tertunda beberapa pekan akibat dampak penutupan sementara pemerintahan atau govern­ment shutdown. Lukman memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang an­tarbank, Kamis (23/10), bergerak di kisaran 16.550 –16.650 rupiah per dollar AS dengan kecenderungan melemah.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada penutupan perdagangan, Rabu (22/10) sore, menguat se­besar 2 poin atau 0,01 persen dari sehari sebelumnya men­jadi 16.585 rupiah per dollar AS.

“Rupiah pada perdagangan hari ini menguat lebih dipe­ngaruhi oleh faktor domestik, di mana BI (Bank Indonesia) memutuskan suku bunga tidak berubah di 4,75 persen,” ucap Analis Bank Woori Saudara Rully Nova di Jakarta, Rabu (22/10).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok di Purwokerto Mulai Naik

25 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Sejumlah Kebutuhan Po...
Daerah
Pemprov Jawa Tengah Perluas...
Ekonomi
Menkeu Purbaya Pastikan Tak...
Nasional
Kejati Sumbar Bantah Tuding...
DPR Usul Agar Pemerintah Susun Standar Nasional Pengasuhan di Pesantren untuk Cegah Kekerasan

DPR Usul Agar Pemerintah Susun Standar Nasional Pengasuhan di Pesantren untuk Cegah Kekerasan

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.