Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Hari Ini Naik, Buyback BUMN dan Jurus BI Rate Jadi Pemantik Reli

📅 Selasa, 09 Jun 2026, 17:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Hari Ini Naik, Buyback BUMN dan Jurus BI Rate Jadi Pemantik Reli Doc: ANTARA FOTO/ Erlangga Bregas Prakoso
Ket. Ilustrasi - Seorang pekerja melihat layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

JAKARTA – Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di tengah sentimen kenaikan BI-Rate menunjukkan bahwa pelaku pasar lebih menyoroti faktor pendukung yang dinilai mampu menjaga kepercayaan investor.

Rencana buyback saham oleh sejumlah BUMN memberikan sinyal bahwa emiten melihat valuasi saham berada pada level menarik, sehingga mendorong optimisme pasar.

Di sisi lain, kenaikan BI-Rate dipersepsikan sebagai langkah menjaga stabilitas nilai tukar dan meredam tekanan eksternal, yang pada akhirnya dapat memperkuat sentimen terhadap aset domestik.

Kombinasi kedua faktor tersebut menciptakan persepsi bahwa pemerintah dan otoritas moneter tengah berupaya menjaga stabilitas pasar keuangan di tengah ketidakpastian global.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (9/6) sore, ditutup menguat 404,51 poin atau 7,57 persen ke posisi 5.746,65 dipicu oleh rencana program buyback saham-saham berkapitalisasi pasar besar (bigs caps) BUMN dan ditambah kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI).

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 42,24 poin atau 8,01 persen ke posisi 569,32.

"Pembahasan dan rencana buyback saham big caps seperti (anggota) Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) yang direncanakan menjadi sentimen utama," ujar Research Analyst Infovesta Kapital Advisori Arjun Ajnawi saat dihubungi di Jakarta.

Dalam konferensi pers pada Selasa pagi, terdapat pembahasan antara DPR RI, Danantara Indonesia, Himbara, BPJS, serta asuransi BUMN soal rencana program buyback saham-saham bank Himbara.

"Rapat DPR sama Kementerian BUMN, Danantara, dan Himbara bersama berkoordinasi menjaga stabilitas saham-saham tersebut di tengah tekanan dan gejolak dari sentimen global maupun domestik," ujar Arjun.

Kemudian, pada perdagangan sesi II hari ini, Bank Indonesia (BI) mengumumkan kenaikan BI-Rate sebesar 25 bps ke level 5,50 persen, sebagai upaya memperkuat stabilitas kurs rupiah.

Langkah tersebut dinilai menegaskan prioritas kebijakan kembali ke penguatan nilai tukar dan jangkar inflasi, sekaligus meningkatkan daya tarik aliran dana portofolio ke Indonesia.

Selain itu, kenaikan indeks ditopang oleh saham-saham sektor komoditas seiring dengan pemerintah yang memastikan tidak ada mekanisme gross split dalam skema ekspor.

Kekhawatiran pasar bahwa eksportir wajib menyerahkan sebagian hasil ekspor ke perantara negara mulai mereda, yang mana risiko gangguan ke arus kas eksportir berkurang.

Di sisi lain, Arjun mengingatkan bahwa penguatan signifikan IHSG pada perdagangan hari ini, tentunya akan memunculkan potensi profit taking (ambil untung) dari pelaku pasar, khususnya untuk perdagangan Rabu (9/6/2026) besok.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.