Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren Diplomasi Pertahanan Model Ini, Atase Militer 12 Negara Kumpul di Beijing Nikmati Kuliner Bali

📅 Senin, 05 Sep 2022, 05:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren Diplomasi Pertahanan Model Ini, Atase Militer 12 Negara Kumpul di Beijing Nikmati Kuliner Bali Doc: ANTARA/M. Irfan Ilmie
Ket. Para istri atase militer dari beberapa negara yang ditugaskan di China mendengarkan pemaparan mengenai kuliner khas Bali dari Chef I Made Suriana di Beijing, Kamis (1/9/2022).

Beijing - Atase Pertahanan RI di Beijing Marsekal Pertama TNI Bayu Hendra Permana mengundang sejumlah atase militer dari 12 negara yang bertugas di China untuk bersama-sama menikmati makanan tradisional khas Bali.

"Acara ini bagian dari upaya meningkatkan hubungan diplomatik dan kerja sama militer dengan negara-negara sahabat," kata Bayu di Beijing, Minggu.

Selain itu, kegiatan yang digelar di Beijing pada Kamis (1/9) malam tersebut merupakan ajang memperkenalkan budaya Nusantara sesuai dengan program pemerintah Indonesia untuk memperkenalkan kuliner Indonesia tentang "Spice up the World".

"Sebenarnya kami mengajak rekan-rekan atmil dari negara lain untuk menikmati kuliner Nusantara ini sudah yang kedua kalinya," kata jenderal bintang satu TNI Angkatan Udara itu.

Dalam kegiatan tersebut, Athan berkolaborasi dengan I Made Suriana, juru masak profesional asal Kabupaten Tabanan, Bali, yang sudah lama menggeluti bisnis kuliner khas Nusantara di Pulau Hainan, China.

Menu makan yang disuguhkan kepada para atmil dan pasangannya masing-masing itu di antaranya salad asinan, tuna sambal matah, soto ayam, sate lilit ikan, sata sapi, sate ayam, soto pesmol sari laut, nasi goreng, gado-gado, dan kerupuk udang.

Untuk menu penutup, ada es teler dan lumpia pisang.

Selain makanan, Athan Bayu juga memperkenalkan sejumlah pakaian tradisional dari berbagai daerah di Indonesia, yang tercermin dari pakaian yang dikenakan Bayu maupun jajarannya.

Pada kesempatan tersebut,Athan mengenakan pakaian tradisional Sunda, sedangkan istrinya memakai pakaian khas Yogya.

Atase Angkatan Darat Kolonel (Kav) I Gede Masa dan istri mengenakan pakaian khas Bali sebagai daerah asalnya di Indonesia.

Atase Angkatan Laut Kolonel (Mar) Yulindo mengenakan pakaian khas Belitung, sedangkan istrinya khas Surabaya, sesuai daerah asalnya masing-masing.

Asisten Athan Mayor (Sus) Hendra Kho beserta istri mengenakan pakaian khas Betawi.

Dua tamu dari atase militer Bangladesh yang menghadiri acara tersebut mengenakan pakaian batik karena mengaku terkesan dengan adat dan budaya Nusantara.

"Ini kesempatan langka bagi kami untuk mempelajari budaya dan tradisi masyarakat Indonesia. Tentu saja kami merasa terhormat bisa menghadiri acara ini," kata Atase Militer Bangladesh di Beijing Brigadir Jenderal Mahbub.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Megapolitan
22 Sekolah Harus Direhabili...
Megapolitan
Investasi Tangerang Terting...
Megapolitan
Gudang-gudang di Jobodetabe...
Luar Negeri
Perubahan Iklim Picu Laut E...
Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.