Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sakit Itu Mahal, BPJS Kesehatan Habiskan Biaya Rp125 Miliar untuk Pasien Katastropik di Daerah Ini

📅 Rabu, 13 Jul 2022, 08:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sakit Itu Mahal, BPJS Kesehatan Habiskan Biaya Rp125 Miliar untuk Pasien Katastropik di Daerah Ini Doc: ANTARA/BPJS Kesehatan Cabang Magelang
Ket. Duta BPJS Kesehatan Cabang Magelang mengikuti aksi donor darah dalam rangkaian peringatan HUT ke-54 BPJS Kesehatan di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Magelang.

MAGELANG - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Magelang, Jawa Tengah, selama tahun 2021 membayar Rp125 miliar untuk biaya pengobatan penyakit katastropik, seperti diabetes melitus dan hipertensi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

"Angka tersebut sekitar 22 persen dari total biaya pelayanan kesehatan lanjutan senilai Rp561,8 miliar," kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Magelang Irfan Qadarusman dalam siaran pers di Magelang, Rabu (13/7).

Secara nasional, biaya yang dihabiskan untuk penyakit katastropik mencapai Rp17,915 triliun atau 24,11 persen dari total biaya pelayanan kesehatan tingkat lanjutan.

Irfan menyebutkan posisi teratas penyakit kronis yang menyedot anggaran terbesar adalah penyakit stroke. Kemudian diabetes militus danlow back painatau nyeri punggung bawah.

Oleh karena itu, pihaknya berupaya menjaga masyarakat yang sehat tetap sehat melalui berbagai program promotif dan preventif.

Ia menyampaikan bagi masyarakat yang berisiko menderita penyakit katastropik, dapat mengelola risiko tersebut melalui Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis).

Sampai 1 Juli 2022, tercatat ada 21.309 peserta JKN yang tergabung dalam klub Prolanis Diabetes Militus dan 100.514 peserta Prolanis Hipertensi.

"Berbagai penyakit katastropik bisa dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat," katanya.

Dampak jangka panjangnya bisa menekan jumlah penderita penyakit katastropik di Indonesia.

Selain itu, dalam rangka memperingati HUT ke-54 BPJS Kesehatan pada 15 Juli 2022, BPJS Kesehatan menggelar Pekan Senam Prolanis bagi Peserta JKN Serentak (Pekan Semangat) di 5.400 titik.

BPJS Kesehatan juga menggelar donor darah yang melibatkan partisipasi seluruh pegawai BPJS Kesehatan di penjuru Indonesia.

Menurut Irfan, aksi kemanusiaan ini merupakan wujud kepedulian dan semangat gotong royong Duta BPJS Kesehatan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Sebelum mendonorkan darah, Duta BPJS Kesehatan wajib menjalani skrining kesehatan.

"Tujuannya untuk memastikan Duta BPJS Kesehatan memenuhi kualifikasi sebagai calon pendonor darah," katanya.

Ia berharap donor darah ini dapat menjaga stok ketersediaan kantong darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Magelang. Selain itu, donor darah bermanfaat untuk mencegah risiko terkena penyakit jantung, kolesterol, kanker, menurunkan berat badan, serta bisa mendeteksi penyakit serius.

"Donor darah juga mendorong proses peremajaan sel-sel darah, artinya darah di dalam tubuh akan digantikan oleh darah baru yang lebih baik dan sehat, sehingga tubuh bisa menjadi lebih bugar dan produktif," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Dua Lansia Terluka dalam Kebakaran Rumah di Setiabudi

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Dua Lansia Terluka dalam Ke...
Megapolitan
Wilayah Barat dan Timur Bog...

BBM Mahal, Warga Tangerang Hijrah ke Pertalite

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
BBM Mahal, Warga Tangerang ...

Bandit yang Memalak di Jakarta Pusat Diringkus

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Bandit yang Memalak di Jaka...
Luar Negeri
Warga Russia Dibatasi dalam...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp73.000/...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Gempa Magnitudo 5,1 Kembali Guncang Sulawesi Tengah

Gempa Magnitudo 5,1 Kembali Guncang Sulawesi Tengah

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.