Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Yuk Kenali Kuliner Nusantara, Ini Aneka Makanan yang Mewarnai Perayaan Nyepi

📅 Kamis, 03 Mar 2022, 10:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Yuk Kenali Kuliner Nusantara, Ini Aneka Makanan yang Mewarnai Perayaan Nyepi Doc: ANTARA/M RISYAL HIDAYAT
Ket. Umat Hindu meletakkan sesaji saat mengikuti Upacara Tawur Agung Kesanga di Pura Aditya Jaya, Rawamangun, Jakarta, Rabu (2/3/2022). Tawur agung yang diikuti umat Hindu di kawasan Jabodetabek itu sebagai penyucian diri guna memperingati Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1944.

Jakarta - Perayaan keagamaan tak lepas dari kuliner khas, termasuk Nyepi. Hari raya Nyepi Tahun Baru Saka 1944 jatuh pada 3 Maret 2022. Saat merayakan Nyepi, umat Hindu harus menaati aturan seperti larangan untuk bepergian, bekerja atau menyalakan api. Maka, memasak pun salah satu hal yang dilarang saat Nyepi.

Apa saja kuliner yang identik dengan hari raya Nyepi?

Lawar
Dikutip dari berbagai sumber, hidangan ini dibuat dari campuran sayur, daging serta bumbu kaya rempah. Lawar yang dilengkapi dengan parutan kelapa bakar adalah makanan favorit dalam upacara-upacara adat di Bali. Tampilannya serupa urap dengan bumbu penuh aroma.

Betutu
Lauk berupa unggas utuh dan di dalamnya diisi dengan bumbu rempah, dibungkus daun pisang, dimasukkan ke bara api. Betutu dipanggang berjam-jam sehingga dagingnya terasa lembut.

Nasi tepeng
Dikutip dari buku "Mengenal Kuliner Bali" karya Risa Panti Arianti, nasi tepeng terbuat dari beras yang dimasak dengan api kecil. Nasi tepeng yang teksturnya lebih lembek disajikan dengan urab sayur, kacang panjang, kacang merah, nangka muda, terong, daun kelor serta kelama parut.

Pulung Nyepi
Jajanan khas Nyepi ini dibuat dari tepung beras yang dicampur kanji kemudian dikukus. Setelah itu, adonan diuleni dan dibentuk lonjong memanjang, lalu direbus dan ditiriskan. Parutan kelapa muda menjadi teman dari jajanan ini.

Cerorot
Jajanan basah ini punya ciri khas rasa manis dan tekstur lembut. Cerorot memang bisa dihadirkan di upacara-upacara adat. Berbahan dasar tepung beras, adonan yang dikukus ini berbentuk seperti corong.

Entil
"Makanan khas di masing-masing daerah beda, kalau di tempat saya, pesor dan entil, lontong dibungkus daun bambu (entil)," kata Ngurah Penatih.

Entil adalah makanan sejenis ketupat, terdiri dari beras dengan dibungkus daun bambu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Megapolitan
Pelajar Bogor Belajar Langs...
Luar Negeri
Seoul Galakkan Konsep Kota ...
Megapolitan
22 Sekolah Harus Direhabili...
Megapolitan
Investasi Tangerang Terting...
Megapolitan
Gudang-gudang di Jobodetabe...
Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.