Pemerintah Harus Tagih Komitmen Dekarbonisasi
📅 Kamis, 17 Feb 2022, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Jadi Contoh
Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerima sejumlah pimpinan Bank Dunia (World Bank) di Istana Merdeka, Jakarta. Dalam pertemuan tersebut membahas berbagai agenda, mulai dari pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19, mekanisme transisi energi, Presidensi G20 Indonesia, hingga isu-isu kawasan.
Seperti dikutip dari keterangan Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, pimpinan Bank Dunia yang hadir dalam pertemuan itu, yakni Managing Director of Operations Bank Dunia Axel Van Trotsenburg, Vice President East Asia and Pasific Region Bank Dunia Manuela V. Ferro, serta Country Director Bank Dunia di Indonesia Satu Kahkonen.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, yang turut mendampingi Presiden, mengatakan dalam pertemuan itu juga membahas bagaimana Indonesia bisa menjadi contoh penerapan transisi energi, komitmen untuk melaksanakan Perjanjian Paris, hingga menurunkan karbon sesuai dengan nationally determined contribution (NDC) Indonesia.
Untuk mencapai ambisi emisi bersih di dunia, Indonesia, kata Menkeu, memerlukan dukungan internasional terutama dalam hal pendanaan dan kerangka kebijakan.
"Presiden Jokowi dalam pertemuan dengan Bank Dunia menekankan komitmen Indonesia sangat kuat, tidak ingin hanya bicara saja," kata Menkeu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!