Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Apa Bisa Dicapai Ini, Pakar Sebut Diperlukan 3,98 Juta Orang Per Hari Capai 70 Persen Vaksinasi

📅 Sabtu, 25 Des 2021, 09:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Apa Bisa Dicapai Ini, Pakar Sebut Diperlukan 3,98 Juta Orang Per Hari Capai 70 Persen Vaksinasi Doc: ANTARA/Firman
Ket. Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Banjarmasin - Anggota Tim Pakar Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk Percepatan Penanganan COVID-19 Hidayatullah Muttaqinmengatakan Indonesia saat ini memerlukan 3,98 juta orang per hari divaksinasi untuk mencapai 70 persen target akhir tahun.

"Dengan waktu delapan hari tersisa untuk capai target 70 persen dari jumlah penduduk minimal dosis pertama, maka akselerasi suntikan lebih dari tiga juta per hari wajib dilakukan," terang dia di Banjarmasin, Sabtu.

Muttaqin merujuk data Kementerian Kesehatan, jumlah penduduk Indonesia yang sudah divaksindosis 1 per 23 Desember 2021 sebanyak 157,32 juta.

Sedangkan dosis 2 atau vaksin lengkap sebesar 109,83 juta orang. Dengan demikian vaksinasi dosis 1 baru mencapai 58 persen. Sementara dosis 2 sebesar 41 persen dari jumlah penduduk.

Untuk mencapai target vaksinasi 70 persen dari populasi di akhir 2021, jumlah penduduk yang harus divaksin per dosisnya 189 juta penduduk. Ini berarti diperlukan tambahan vaksinasi 31,83 juta orang untuk dosis 1 dan 79,32 juta jiwa untuk dosis 2.

Diakui Muttaqin, akselerasi tersebut akan sangat sulit dicapai karena laju vaksinasi dalam beberapa hari terakhir hanya sekitar satu juta orang per hari.

Apalagi tantangan vaksinasi di Indonesia memang lebih berat dibanding negara-negara maju. Sebab wilayah nusantara sangat luas dengan infrastruktur dan SDM yang belum merata. Sementara penduduk tersebar sampai ke daerah atau wilayah terpencil yang sangat sulit dijangkau.

Namun jika laju vaksinasi konsisten di angka satu juta per hari, maka dia yakin vaksinasi dosis satu akan mencapai 70 persen dari jumlah penduduk pada minggu ketiga atau minggu ke empat Januari 2022 mendatang.

Muttaqin menegaskan pula karena suntikan vaksin yang diperlukan seseorang untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap COVID-19 adalah dua dosis, maka realisasi target vaksinasi 70 persen dari jumlah penduduk untuk dosis 2 menjadi sangat penting juga untuk dikejar. Apalagi di tengah munculnya varian baru seperti Omicron.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Daerah
Kemenkeu Minta NTB Perluas ...
Nasional
KRI Sriwijaya-100 Resmi Dir...
Daerah
Pemkab Bogor Mulai Aktivasi...
Advertisement
Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.