Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Simak! Begini Respons KPK Usai Diperintah Luhut Penjarakan Mafia Pelabuhan

📅 Jumat, 12 Nov 2021, 11:50 WIB | Oleh:
Simak! Begini Respons KPK Usai Diperintah Luhut Penjarakan Mafia Pelabuhan Doc: istimewa

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan meminta mafia pelabuhan dipenjara mendapat respons dari Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ).

KPK telah memberikan tanggapan mengenai instruksinya untuk memenjarakan mafia pelabuhan. Kini KPK tengah berupa untuk melakukan pencegahan terlebih dahulu.

Pihak KPK memastikan akan menindaklanjuti praktik kecurangan di sektor pelabuhan.

"Jadi terkait dengan itu tentu upaya pencegahan terlebih dahulu yang kami sedang upayakan untuk lakukan sebagai bagian dari pemberantasan korupsi," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Kamis (11/11/2021).

Ali menegaskan akan mengkaji semua permasalahan dan transaksi yang terjadi di pelabuhan Indonesia. Kemudian nanti akan ditemukan titik rawannya untuk potensi korupsi.

"Yang kedua kami kan ada direktorat korupsi, kemudian ada direktorat yang baru, kemudian ada direktorat monitoring. Nah tentu dari kajian-kajian itu nanti kan baru kemudian ditemukan dimana titik rawannya untuk potensi korupsi," kata Ali

Lebih lanjut, Ali juga mengharapkan adanya peran serta masyarakat soal laporan mengenai dugaan tindak pidana korupsi. Pasalnya, KPK pun sejak tahun lalu sudah kebanjiran laporan.

"Dan kemudian dari sekian ribu laporan yang masuk KPK kan banyak, kalau kita mengacu tahun 2020 kan ada hampir 4.000, yang ditelaah hampir separuhnya dalam satu tahun, nggak nyampe, sekian persen aja," tegasnya

"Oleh karena itu, tentu nanti dari laporan-laporan yang ada itu bagian yang akan ditelaah," tambahnya.

Sebelumnya, Luhut Binsar Pandjaitan meminta tegas KPK agar tak segan memenjarakan mafia-mafia di pelabuhan. Lantara, masih banyaknya praktik kecurangan yang terjadi di pelabuhan.

Hal itu dikatakan Luhut pada saat menghadiri webinar Stranas PK 'Memangkas Waktu dan Biaya di Pelabuhan', Kamis (11/11/2021). Luhut mengatakan, berdasarkan hasil monitoring di lapangan, nilai birokrasi di pelabuhan belum sesuai dengan harapan.

"Namun, berdasarkan hasil monitoring di lapangan, nilai ini masih belum dapat perhatian karena belum direalisasikan sesuai dengan best practice benchmarks. Misalnya digitalisasinya belum mencapai level seperti Tanjung Priok. Saya mohon KPK dengan kejaksaan, polisi, ayo kita ramai-ramai bentuk task force untuk me-monitoring ini. Ini saya kira bagus dipenjarakan," tutur Luhut.

"Sudah jelas orang begini masih macam-macam, saya sudah bilang Pak Pahala, ayo kita bawa orang ini sudah jelas merusak sistem kita diganti atau dipenjarakan," tambahnya.

Luhut mengatakan bahwa pengawasan pada setiap pelabuhan itu sangat diperlukan untuk mewujudkan pelabuhan Indonesia yang hebat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...

Ubah Air Payau agar Bisa Diminum Jadi Solusi Atasi Kekeringan

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Ubah Air Payau agar Bisa Di...
Luar Negeri
Filipina Pimpin Komitmen Do...

Akhirnya, Nusron Wahid Bakal Diperiksa KPK

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Akhirnya, Nusron Wahid Baka...
Luar Negeri
Demo Pelajar di Prancis Ric...
Luar Negeri
Tak Lagi Dijegal, Hungaria ...
Luar Negeri
AS Hancurkan Kapal Terduga ...
Advertisement
ASDP Perkuat Pengaturan Operasional Berbasis Keselamatan, Layanan Ketapang–Gilimanuk Kembali Lancar

ASDP Perkuat Pengaturan Operasional Berbasis Keselamatan, Layanan Ketapang–Gilimanuk Kembali Lancar

06 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.