Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

LPTK Penting untuk Melahirkan SDM Unggul

📅 Sabtu, 16 Okt 2021, 08:33 WIB | Oleh:

Pandemi menyebabkan learning loss. Menurut Bapak bagaimana mengatasinya?

Pembelajaran Tatap Muka efektif untuk mengatasi learning loss. Tetapi, harus bertahap supaya tetap aman. Apakah bergantian atau seminggu berapa kali. Kalau di daerah lain, tahun kemarin ada yang sudah melaksanakan PTM tatap muka itu untuk mengurangi learning loss. Menghilangkannya kita harus full PTM, tapi sekarang belum memungkinkan.

PJJ bisa untuk meminimalisasi. Catatannya, saya kira jangan hanya kita menampilkan media pembelajaran yang sifatnya hanya transfer of knowledge. Harus ada komunikasi langsung antara dosen dan mahasiswa melalui platform-platform. Aspek sosial, psikologis, moral, dan emosional semua bisa ada di situ.Namun, tidak bisa menyeluruh sebab tidak dapat dikendalikan sepenuhnya, banyak sekali kendalanya. Tapi, memang komunikasi dan interaksi melalui platform digital ini mengurangi learning loss, sehingga jangan hanya transfer of knowledge saja. Saya kira itu bisa dilakukan.

Apakah praktik pembelajaran selama pandemi bisa terus dilakukan setelah pandemi berakhir?

Selesai pandemi kita baiknya PTM. Tapi, PJJ bisa dilakukan. Tidak semua dosen selalu ada di kampus, tapi kuliah tetap jalan. Sehingga dosen ini di mana saja bisa belajar, termasuk mahasiswa dengan pola PJJ ini. Ada model perkuliahan yang tidak mesti harus berkumpul di kelas. Artinya, tidak selama dan selalu begitu. Dosen harus membiasakan mengemas pembelajaran melalui modul-modul pembelajaran. Efek positif pandemi ini bisa menjadi salah satu bekal untuk pembelajaran. Untuk praktikum, riset, dan mata kuliah yang membutuhkan tatap muka sulit digantikan. Tapi, ada mata kuliah yang bisa tidak ketemu langsung lewat PJJ.

Terkait visi pemerintah untuk melahirkan SDM unggul, kira-kira apa yang bisa dilakukan sektor pendidikan?

SDM unggul jadi prioritas. Agar bisa unggul, saya kira pendidikan harus bermutu. Prosesnya harus dijalankan oleh pendidik yang bermutu juga. Ini harus didukung pembiayaan-pembiayaan yang mencukupi dengan berbagai aspeknya. Itu harus tersedia. Paling menentukan adalah guru dan dosen. Oleh karena itu, prioritas pada pembinaan dan pengembangan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) penting sekali, khususnya menghasilkan guru berkualitas.

Secara umum, fungsi LPTK adalah menyelenggarakan pendidikan profesi prajabatan dan dalam jabatan bagi tenaga kependidikan, sehingga nantinya diharapkan bisa terbentuk guru-guru yang kompeten dan profesional di bidangnya. Tujuan pembentukan LPTK, tidak lain untuk meningkatkan keahlian, kompetensi, skill para guru.

Guru harus senantiasa meningkatkan kompetensi. Ada pembinaan di dalamnya. Pembinaan ini untuk mencapai kompetensi tertentu sehingga mendapat sertifikat pendidik profesional. Tapi, ketika sudah dapat sertifikat dan tunjangan, harus digunakan untuk kompetensi dan profesionalitasnya. Jangan hanya demi tunjangan.

Bagaimana sebaiknya soal tunjangan ini?

Tunjangan kalau bisa tidak dibebaskan. Anggaran tunjangan harus dipakai sebagian untuk pengembangan profesi. Oleh karena itu, harus ada tagihan dari inovasi dan produktivitas guru. Bukan hanya perangkat pembelajaran yang harus disiapkan tiap semester, tapi juga bukti karya-karya peningkatannya. Itu harus ditagih.

Di kita ada pengawas. Itu bisa digunakan untuk menilai tagihan kompetensinya. Apakah dia kompetensinya tetap, meningkat, atau tidak. Jangan sampai guru dan dosen diberikan tunjangan, tapi digunakan sesukanya. Harus ada orientasi. Kalau semua pendidik tertagih meningkatkan kompetensi dan profesionalisme, saya yakin itu akan berimbas kepada peningkatan mutu pendidikan. Ketika mutu meningkat, maka output atau lulusan akan makin berkualitas.

Riwayat Hidup*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Kemenbud Laksanakan Revitalisasi 159 Aset Budaya

24 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenbud Laksanakan Revital...
Rona
Bayu Skak Hadirkan Film Kom...
Luar Negeri
Tiongkok Berencana Perluas ...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

28 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.