Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PKL Raden Patah Jadi Contoh Kuliner Higienis Jakarta

📅 Senin, 26 Apr 2021, 14:26 WIB | Oleh: Tim Redaksi
PKL Raden Patah Jadi Contoh Kuliner Higienis Jakarta Doc: Istimewa
Ket. Penataan pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Raden Patah, Kebayoran, Jakarta.

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menata Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Raden Patah, Kebayoran, Jakarta. Tempat yang berlokasi di belakang Kantor Pusat Kementerian PUPR itu salah satu kawasan kuliner kaki lima di Jakarta. Namun, kondisi kawasan ini tampak kumuh dan kurang nyaman.

Kali ini, lembaga pembina sektor PUPR itu menatanya menjadi lebih higienis yang mengedepankan kesehatan, kenyamanan, keamanan, dan kemudahan baik bagi para pedagang maupun pembelinya.

Dirjen Cipta Karya Diana Kusumastuti mengatakan pembangunan proyek senilai 22,2 miliar rupiah ini merupakan ide dari Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. "Harapannya dapat menjadi percontohan di Jakarta. Desain PKL Higienis ini adalah hasil pemenang sayembara dikalangan PNS Muda Kementerian PUPR," ujar Diana di Jakarta, Senin (26/4).

Penataan PKL Higienis ini dilakukan dengan membangun PKL di atas prasarana jalan agar fungsi jalur pejalan kaki dapat dipergunakan kembali sebagaimana mestinya. Selanjutnya, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya melaksanakan penataan PKL Higienis yang dimulai pada 12 Oktober 2020 dengan target penyelesaian 8 Juni 2021.

Luas total penataan PKL Higienis ini 1.652,57 m3 yang terbagi menjadi tiga kawasan. Progres fisik total saat ini mencapai 57,57 persen. Sementara lingkup pekerjaan penataan ini meliputi pekerjaan persiapan, pekerjaan fondasi bore pile, pekerjaan struktur bawah, pekerjaan struktur atas, pekerjaan arsitektur dan pekerjaan mekanikal, elektrikal, plumbing (MEP).

Nantinya, setelah penataan ini selesai akan ada 69 pedagang yang menempati unit-unit yang telah disediakan di PKL Higienis ini.

"Harapannya tidak hanya meningkatkan estetika, kenyamanan dan kebersihan kawasan kuliner. Namun juga, meningkatkan pendapatan para PKL yang termasuk ke dalam kategori usaha mikro kecil menengah (UMKM),"pungkas Diana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
KADIN Sebut Stabilitas Ekonomi Indonesia Jadi Modal Hadapi Kondisi Global

KADIN Sebut Stabilitas Ekonomi Indonesia Jadi Modal Hadapi Kondisi Global

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.