Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Awas, Hasil Penelitian Tunjukkan Guru Dapat Berperan dalam Penularan Covid-19 di Sekolah

📅 Rabu, 24 Feb 2021, 11:46 WIB | Oleh:
Awas, Hasil Penelitian Tunjukkan Guru Dapat Berperan dalam Penularan Covid-19 di Sekolah Doc: ANTARA FOTO/REUTERS/Allison Dinner
Ket. Murid sekolah melakukan uji usap COVID-19 mandiri untuk mencegah penyebaran virus corona (COVID-19) di kelas mereka di Akademi Katolik Boston Selatan di Boston, Massachusetts, Amerika Serikat, Kamis (28/1/2021).

Bengaluru - Guru mungkin memainkan peran penting dalam penularan COVID-19 di sekolah-sekolah, ujar Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS pada Senin, mengutip sebuah studi di sekolah dasar distrik sekolah Georgia yang penggunaan masker dan jaga jarak terkadang tidak memadai.

Laporan itu muncul setelah para peneliti dari lembaga tersebut bulan lalu mengatakan hanya ada sedikit bukti bahwa sekolah menyebarkan infeksi COVID-19 di negara itu - sebagian berdasarkan penelitian sekolah di Wisconsin - mengurangi kekhawatiran tentang mengizinkan pembelajaran secara langsung.

Studi Wisconsin seperti dikutip dari Antara menemukan penyebaran virus yang secara signifikan lebih rendah di dalam sekolah dibandingkan dengan penularan di komunitas sekitarnya.

Investigasi Georgia yang melibatkan sekitar 2.600 siswa dan 700 anggota staf sekolah dasar distrik sekolah menunjukkan sembilan kelompok kasus COVID-19 yang melibatkan 13 pendidik dan 32 siswa di enam sekolah dasar, kata CDC.

Laporan CDC menemukan bahwa siswa duduk dengan jarak kurang dari 3 kaki, dan penggunaan masker yang tidak memadai berkontribusi penyebaran COVID-19 dalam beberapa kasus.

CDC juga melaporkan bahwa siswa makan siang di ruang kelas, bisa meningkatkan penyebaran COVID-19.

"Temuan ini menunjukkan bahwa pendidik dapat memainkan peran penting dalam penularan di sekolah dan penularan di sekolah dapat terjadi ketika jarak fisik dan kepatuhan masker tidak optimal," kata laporan itu.

Dari jumlah tersebut, dua kelompok melibatkan kemungkinan transmisi guru-ke-guru yang diikuti oleh transmisi guru-ke-siswa di ruang kelas, badan tersebut mengatakan dalam Laporan Mingguan Morbiditas dan Kematian.

Transmisi dari guru mengakibatkan sekitar setengah dari 31 kasus terkait sekolah, menurut penyelidikan.

Studi tersebut memiliki beberapa batasan termasuk kesulitan dalam menentukan apakah penularan virus corona terjadi di sekolah atau di luar komunitas lokal, badan tersebut mencatat.

Membedakan antara dua jenis penularan itu sangat menantang ketika jumlah rata-rata kasus 7 hari per 100.000 orang melebihi 150, kata badan tersebut.

CDC mengatakan vaksinasi COVID-19 untuk pendidik harus dipertimbangkan sebagai langkah mitigasi tambahan yang akan dicantumkan jika tersedia, meskipun tidak diperlukan untuk membuka kembali sekolah.

Orang Amerika mungkin masih perlu memakai masker pada 2022 bahkan ketika negara itu melonggarkan batasan lain untuk memerangi COVID-19, ujar Dr.Anthony Fauci, pakar penyakit menular terkemuka Amerika Serikat (AS), mengatakan pada Minggu.

Sementara tingkat infeksi harian turun secara dramatis, ribuan orang Amerika masih meninggal setiap hari akibat virus, dan kurang dari 15 persen populasi AS telah divaksinasi untuk melawannya.

Presiden Joe Biden mencoba mempercepat kampanye untuk memvaksinsebagian besar orang dewasa Amerika karena pemerintah daerah menuntut lebih banyak dosis untuk mencegah penyakit yang sangat menular yang telah merenggut hampir 500.000 nyawa di Amerika Serikat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Mau Tujuh Belasan di Istana? Segera Daftarkan Diri

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Mau Tujuh Belasan di Istana...

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

05 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 5
# 5
Empat TPU di Kota Semarang Sudah Penuh
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.