Lakers Persembahkan Gelar Juara NBA untuk Kobe Bryant
📅 Rabu, 14 Okt 2020, 13:09 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: ISTIMEWA
FLORIDA - Los Angeles Lakers mempersembahkan gelar juara NBA 2020 untuk mendiang Kobe Bryant yang wafat bersama putrinya Gianna dalam kecelakaan helikopter pada Januari lalu.
LA Lakers memenangi Final NBA 4-2 setelah mengalahkan Miami Heat 106-93 pada Senin WIB di AdventHealth, Orlando, Florida. Kemenangan tersebut merupakan gelar juara NBA ke-17 sekaligus menandai keberhasilan mereka kembali menjadi juara sejak 2010 saat masih diperkuat Kobe Bryant.
"Kobe, saya tahu dia pasti memandang kami dengan sangat bangga. Kami merindukannya dan ini (gelar juara NBA) untuknya," kata Forward LA Lakers Anthony David, seperti dikutip AFP, Senin waktu setempat.
Keyakinan serupa disampaikan oleh General Manager LA Lakers Rob Pelinka yang menyebut bahwa Kobe Bryant lah yang sepanjang musim ini telah menuntun tim hingga bisa mengangkat trofi juara lagi.
"Saya pikir Kobe dan Gianna telah membimbing tim ini sepanjang tahun. Suara Kobe selalu ada di kepala saya, selalu, setiap hari," ujar Pelinka.
"Kobe dan Gianna akan selalu kami ingat selamanya. Kemenangan Lakers pada NBA 2020 untuk menghormati mereka," tambah dia.
Tim asuhan Frank Vogel itu sebelumnya harus melewatkan kesempatan untuk memenangi gelar saat mengenakan jersey edisi Black Mamba pada gim kelima Final NBA.
Terlepas dari jersey yang dikenakan, Markieff Morris menyatakan keberhasilan LA Lakers akan tetap menjadi milik Kobe Bryant dan Gianna.
Sementara guard Lakers Rajon Rondo, yang juga pernah meraih titel NBA bersama Boston Celtics pada 2008 lalu, mengaku bahagia bisa menjadi bagian dari Lakers dan belajar banyak dari sang legenda. "Mempersembahkan kemenangan untuk Kobe sudah ada di benak saya," kata Rondo.
Selain merebut gelar juara, bintang Lakers, LeBron James juga dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MPV). Gelar MVP ini yang merupakan mahkota keempat sepanjang kariernya itu terasa istimewa karena dilalui dengan kondisi tidak biasa akibat pandemi virus korona. Keberhasilan musim ini berarti Lakers mengakhiri paceklik gelar selama satu dasawarsa terakhir.
"Saya tidak bisa duduk di sini dan mengatakan satu lebih menantang dari yang lain atau yang satu lebih sulit dari yang lain," ujar James setelah merebut gelar keempat NBA bersama tiga tim berbeda, dan penghargaan MVP Final keempatnya," Selasa (13/10).
Kompetisi berlangsung dalam gelembung karantina NBA di Orlando, Florida. Tim menghabiskan tiga bulan untuk menyelesaikan musim yang terhenti pada bulan Maret oleh pandemi virus korona.
James mengatakan isolasi gelembung membuat gelar musim ini menjadi tantangan yang unik. "Itu berada dalam pikiran saya. Itu jauh dari beberapa hal yang biasa kami lakukan untuk membuat kami menjadi lebih profesional," ujarnya.
"Ini jauh lebih sulit. Ini jauh di atas dan adalah salah satu pencapaian terbesar yang pernah saya capai," tandasnya. ben/AFP/S-2
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!