Knicks Tinggal Selangkah Lagi Rebut Gelar NBA
📅 Jumat, 12 Jun 2026, 06:15 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraNEW YORK — New York Knicks menorehkan hasil laga paling dramatis dalam sejarah National Basketball Association (NBA). Knicks melakukan kebangkitan terbesar sepanjang sejarah final NBA dengan menghapus defisit 29 poin untuk menundukkan San Antonio Spurs 107-106 dalam gim keempat, Kamis (11/6).
Kemenangan spektakuler itu membuat Knicks unggul 3-1 dalam seri final NBA dengan format best of seven. Tim asal New York tersebut kini hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengangkat trofi juara. Seri akan kembali bergeser ke San Antonio untuk gim kelima yang digelar Sabtu mendatang.
Suasana Madison Square Garden pecah ketika OG Anunoby mencetak angka penentu melalui tip-in hanya 1,2 detik sebelum laga berakhir. Bola tersebut berasal dari tembakan tiga angka Jalen Brunson yang gagal, tetapi Anunoby berada di posisi tepat untuk menyambar bola liar dan memastikan kemenangan dramatis Knicks.
“Lakukan apa pun yang diperlukan untuk menang,” ujar Anunoby menggambarkan aksinya yang membuat para penonton tuan rumah bergemuruh. Brunson tampil sebagai motor serangan Knicks dengan torehan 36 poin, sementara Anunoby menyumbang 33 angka. Keduanya menjadi aktor utama dalam kebangkitan luar biasa yang mengubah jalannya pertandingan.
Di kubu Spurs, bintang muda Victor Wembanyama mencatatkan 24 poin dan 13 rebound. Dylan Harper menambah 21 poin, sedangkan De’Aaron Fox dan Devin Vassell masing-masing menyumbang 18 angka.
Sebaiknya Anda baca juga:
San Antonio sebenarnya tampil sangat meyakinkan pada babak pertama. Mereka mencetak rekor final NBA dengan memasukkan 14 tembakan tiga angka pada paruh awal pertandingan. Keunggulan besar 29 poin membuat Spurs tampak berada di jalur kemenangan.
Namun, Knicks perlahan memangkas jarak melalui pertahanan agresif dan permainan cepat. Tekanan mereka membuat Spurs kehilangan kendali, hingga keunggulan besar yang dibangun sejak awal sirna di kuarter terakhir.
Brunson kemudian membawa Knicks unggul untuk pertama kalinya melalui floater yang membuat skor berubah menjadi 105-104 dengan sisa waktu 1 menit 22 detik. Spurs sempat membalas lewat dua lemparan bebas Stephon Castle, tetapi Knicks kembali menemukan cara untuk bertahan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam momen penentuan, Anunoby bangkit di tengah kepungan pemain Spurs dan mencetak angka kemenangan yang mengunci salah satu comeback paling luar biasa dalam sejarah final NBA.
Sebelumnya, rekor kebangkitan terbesar di final NBA adalah 24 poin yang dibuat Boston Celtics saat melawan Los Angeles Lakers dalam final 2008. Kini Knicks mencatat sejarah baru, sekaligus berdiri di ambang gelar NBA pertama mereka sejak 1973. ben/AFP/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!