Penyakit Tanpa Gejala yang Merusak Organ
📅 Senin, 17 Feb 2020, 01:00 WIB | Oleh: Tim PenulisNamun, untuk sebagian orang dengan libido yang tinggi, ia tetap menganjurkan pemakaian kondom sambil mengingatkan bahwa tidak bisa memproteksi 100 persen. Beritahukan juga pada pasangan seksual mengenai kondisi tersebut dan menyarankannya untuk diperiksa dan diobati. Ini agar infeksi tidak menyebar secara bolak-balik. Ada baiknya juga agar berada dalam hubungan seksual monogami untuk terhindar dari penyakit menular seksual lainnya.
Kekambuhan pada Pasien Sifilis
S ementara pada pengobatannya sendiri, penyakit sifilis bisa sembuh dan akan lebih efektif dilakukan pada tahap awal. Pada sifilis primer dan sekunder, pengobatan dilakukan dengan pemberian suntikan antibiotik dan biasanya dilakukan selama kurang lebih 14 hari.
Selama masa pengobatan, penderita dianjurkan untuk tidak melakukan hubungan seksual sampai dokter memastikan infeksi sudah sembuh. Sedangkan pada sifilis tersier dan sifilis kongenital, atau sifilis stadium lanjut, waktu pengobatannya akan membutuhkan waktu yang lebih lama dan menggunakan antibiotik yang diberikan melalui infus.
Setelah menjalani pengobatan dengan antibiotik, pengidap sifilis akan menjalani tes darah ulang untuk memastikan bahwa infeksi telah sembuh total. Jika pengobatan yang diberikan sudah tepat dan sesuai dengan prosedur, sifilis biasanya tidak akan mengalami kekambuhan.
Namun, bukan berarti orang tersebut tidak akan terinfeksi kembali. Pasien yang sudah sembuh dari sifilis bisa kembali terkena sifilis. "Bisa kena lagi, namanya reinfeksi sifilis. Itu karena sifilis tidak membawa kekebalan tubuh," kata Wrenti. Pasien dengan sifilis yang muncul kembali berisiko gagal dalam pengobatan yang pernah dilakukan sebelumnya. Meskipun hingga saat ini belum ada kasus sifilis resisten obat. gma/R-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!