Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamendagri: Karakter Generasi Muda Harus Diperkuat

📅 Minggu, 14 Jun 2026, 05:48 WIB | Oleh:
Wamendagri: Karakter Generasi Muda Harus Diperkuat Doc: antara foto
Ket. Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto

JAKARTA - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menekankan pentingnya penguatan karakter generasi muda melalui penanaman nilai budaya, moral, dan kebangsaan sebagai fondasi menyiapkan pemimpin masa depan Indonesia.

"Peradaban besar ditopang oleh pengetahuan dan dipertahankan oleh karakter. Karena itu, tugas kita hari ini adalah fokus membangun karakter dan mengusung kembali nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendahulu," kata Bima saat menghadiri pengukuhan Pengurus Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) di Jakarta, Sabtu (12/6).

Bima mengatakan kemajuan suatu bangsa tidak hanya ditentukan oleh penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga oleh karakter yang kuat.

Menurut dia, tantangan pembentukan karakter semakin besar seiring perkembangan media sosial yang memungkinkan penyebaran informasi berlangsung cepat tanpa selalu diiringi proses verifikasi.

Karena itu, generasi muda perlu dibekali kemampuan berpikir kritis, etika, dan kebijaksanaan agar mampu menyaring informasi serta tetap berpegang pada kebenaran.

Bima menilai upaya menyiapkan generasi penerus bangsa tidak cukup hanya melalui pendidikan formal dan peningkatan kompetensi. Karakter dan integritas, kata dia, harus berjalan beriringan dengan kecerdasan agar mampu melahirkan pemimpin yang berkualitas dan bertanggung jawab.

Dalam kesempatan tersebut, Bima juga mengajak generasi muda memiliki wawasan global tanpa meninggalkan akar budaya dan identitas kebangsaan.

"Melayu itu kosmopolitan. Menjejak bumi Melayu, berpijak di bumi Nusantara, dan menatap dunia. Itulah para pendiri bangsa kita. Mereka berangkat dari budaya lokal, berpikir dalam bingkai nasional, dan berkiprah di tingkat global," ujarnya.

Lebih lanjut, Bima menuturkan tradisi intelektual Melayu telah melahirkan banyak tokoh yang berkontribusi bagi bangsa, seperti Raja Ali Haji dan Buya Hamka.

Menurut dia, pemikiran dan keteladanan para tokoh tersebut tetap relevan dalam membangun karakter generasi muda di tengah berbagai tantangan zaman.

Karena itu, Bima berharap ISMI dapat menjadi ruang yang aktif untuk menghidupkan kembali nilai budaya, etika, dan kebangsaan melalui berbagai kegiatan edukasi serta pengembangan pemikiran.

Upaya tersebut, lanjut dia, penting untuk menyiapkan generasi muda yang mampu menjawab tantangan masa depan sekaligus memanfaatkan peluang bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Olahraga
Gagal Juara Bukan Akhir! Ti...
Daerah
Antisipasi Gempa Susulan, M...
Megapolitan
Motor Pedagang di Kelapa Ga...
Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.