Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DLH Karawang Gandeng Indocement Kolaborasi Pengolahan Sampah Jadi RDF

📅 Minggu, 14 Jun 2026, 05:25 WIB | Oleh:
DLH Karawang Gandeng Indocement Kolaborasi Pengolahan Sampah Jadi RDF Doc: antara foto
Ket. Pengolahan sampah RDF di Kabupaten Karawang.

KARAWANG - Dinas Lingkungan Hidup (DLH_ Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menggandeng PT Indocement dalam pengelolaan sampah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) yang merupakan bahan bakar alternatif yang diproduksi melalui pengolahan sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karawang Asep Suryana, di Karawang, Sabtu (12/6), mengatakan kolaborasi dengan PT Indocement merupakan bentuk sinergi antara pemerintah dan sektor industri dalam mengatasi persoalan sampah.

Ia berharap kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan pengelolaan sampah yang lebih efektif dan ramah lingkungan melalui pengembangan RDF.

"Pengolahan sampah menjadi RDF dapat memberikan nilai tambah karena sampah yang sebelumnya menjadi beban lingkungan dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif," ujarnya.

Pengembangan RDF ini, kata dia, sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan/pemrosesan akhir (TPA) sekaligus mendukung program pengurangan emisi.

Pengolahan sampah menjadi RDF ini bukan dilakukan di TPA Jalupang, tetapi dilakukan di sejumlah Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di wilayah Karawang.

Kolaborasi Dinas Lingkungan Hidup Karawang dengan PT Indocement ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara kedua pihak tersebut pada Jumat (12/6).

Asep Suryana berharap kerja sama itu dapat memberikan manfaat yang besar bagi lingkungan dan menjadi solusi jangka panjang dalam penanganan sampah di Karawang.

“Penanganan sampah membutuhkan kolaborasi semua pihak. Oleh karena itu, kami mengapresiasi dukungan PT Indocement dalam mendukung program pengelolaan sampah yang berkelanjutan," katanya.

Melalui kerja sama tersebut, kedua pihak akan memperkuat koordinasi dalam proses pemanfaatan sampah yang dapat diolah menjadi RDF sesuai dengan ketentuan dan standar yang berlaku.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

29 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

55 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.