Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
-

Perjalanan Cahaya melalui Animasi NASA

📅 Selasa, 22 Jan 2019, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perjalanan Cahaya melalui Animasi NASA Doc: istimewa

Pada skala galaksi, kecepatan cahaya adalah perayapan yang nyaris tidak dapat dilihat. Kecepatan cahaya, yang hanya 300 juta meter per detik, adalah batas kecepatan teoretis dari alam semesta. Dibandingkan dengan apa pun yang kita jumpai setiap hari, cahaya bergerak sangat cepat sehingga tampak instan.

Serangkaian animasi baru yang dilakukan ilmuwan NASA, James O'Donoghue menunjukkan betapa lambatnya kecepatan cahaya dibandingkan dengan skala laporan Solar System Business Insider.

"Video-video itu, yang pertama menunjukkan seberkas cahaya yang mengorbit Bumi 7,5 kali per detik, menunjukkan mengapa perlu waktu lama untuk berkomunikasi dengan penemu Mars dan mengapa para ilmuwan tidak memiliki sarana yang layak untuk mencapai atau bahkan berkomunikasi dengan penduduk hipotetis dari planet luar yang jauh," ungkapnya.

Hanya memandang planet kita sendiri, cahaya masih terlihat cukup cepat. Sebagai perbandingan, pesawat tercepat di dunia, X-15, mencapai kecepatan tertinggi 2.000 meter per detik. Pada kecepatan itu, dibutuhkan pesawat 5,5 jam untuk mengelilingi Bumi.

"Tetapi begitu Anda mulai memperkecil, menjadi seberapa lambat kecepatan cahaya dibandingkan dengan skala kosmik apa pun," tambahnya.

O 'Donoghue menunjukkan berapa lama waktu yang dibutuhkan cahaya untuk melakukan perjalanan antara Bumi dan Bulan. Tapi kemudian O 'Donoghue memperbesar untuk menunjukkan jarak antara Bumi dan Mars.

Dalam animasi, sinar cahaya membutuhkan waktu lebih dari tiga menit untuk melakukan perjalanan dari Bumi ke Mars, kemudian membutuhkan waktu lama untuk kembali ke rumah. Itulah sebabnya banyak penemu Mars memiliki perilaku yang terprogram, seperti bagaimana InSight NASA secara otomatis menyebarkan prosedur pendaratannya sendiri - kendali jarak jauh dari para ilmuwan di Bumi akan terlalu lama untuk tiba.

Kecepatan cahaya dalam ruang hampa adalah sekitar 186.282 mil per detik (299.792 kilometer per detik).

Seorang ilmuwan di NASA menganimasikan berapa lama waktu yang dibutuhkan cahaya untuk mengelilingi Bumi, juga antara planet, Bulan, dan Mars.

Animasi fisika menunjukkan seberapa cepat (dan lambat) batas kecepatan alam semesta mempunyai kemampuan untuk itu. pur/R-1

Skenario yang Berbeda

Kecepatan cahaya adalah yang tercepat yang bisa dilalui benda apa pun melalui ruang angkasa. Itu, tentu saja, menghalangi keberadaan jalan pintas teoritis dalam jalinan ruang yang disebut lubang cacing dan kemampuan untuk melewatinya tanpa dihancurkan.

Dalam ruang hampa yang benar-benar kosong, sebuah partikel cahaya, yang disebut foton, dapat bergerak 186.282 mil per detik (299.792 kilometer per detik), atau sekitar 670,6 juta mph (1,079 miliar kilometer per jam).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Pemprov Babel Memperkuat St...

Layanan Pertanahana Lebih Banyak Berlarut-larut

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Layanan Pertanahana Lebih B...

Korban Penganiayaan di Cirebon Disiapkan Perlindungan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Korban Penganiayaan di Cire...
Megapolitan
Subsidi Transj dan Transjab...
Piala Dunia, Argentina Lolos dari Lubang Jarum, Tunjukkan Mental Juara

Piala Dunia, Argentina Lolos dari Lubang Jarum, Tunjukkan Mental Juara

08 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.