Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Kabupaten Jayawijaya Pindahkan Lokasi FBLB 2026 ke Walesi

📅 Rabu, 08 Jul 2026, 10:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kabupaten Jayawijaya Pindahkan Lokasi FBLB 2026 ke Walesi Doc: ANTARA
Ket. Kepala Disbudpar Kabupaten Jayawijaya Engelberth ChW Surabut diwawancarai wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan terkait penyelenggaraan FBLB ke-34 tahun 2026.

WAMENA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbupar) setempat memindahkan lokasi Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) 2026 ke Kampung Walesi, Distrik Walesi.

Sebelumnya penyelenggaraan FBLB Kabupaten Jayawijaya akan diselenggarakan di Kampung Wosiala, Distrik Wosilimo, satu jam perjalanan dari Kota Wamena. Sementara lokasi baru di Walesi ini jauh lebih dekat, hanya membutuhkan waktu tempuh 10–15 menit dari Kota Wamena.

Kepala Disbudpar Kabupaten Jayawijaya, Engelberth ChW Surabut, di Wamena, Rabu (08/7), mengatakan penyelenggaraan FBLB ke-34 tahun ini telah dipindahkan ke Distrik Walesi.

“Sesuai arahan pimpinan kegiatan FBLB yang digelar setiap tahun dan menjadi daya tarik wisatawan asing maupun nusantara dipindahkan ke Walesi,” katanya.

Menurut dia, konsep FBLB tahun ini dikemas secara mini dan tidak semua distrik di Jayawijaya akan ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

“Biasanya semua 40 distrik di Jayawijaya dilibatkan dalam kegiatan FBLB, namun tahun ini penyelenggaraan FBLB ini sifatnya mini dan hanya melibatkan lima distrik,” ujarnya.

Dia menjelaskan waktu penyelenggaraan FBLB yang biasanya diselenggarakan selama tiga hingga empat hari, tahun ini hanya digelar selama dua hari.

“Waktu penyelenggaraan FBLB tetap tahun ini hanya dua hari mulai pembukaan tanggal 7-8 Agustus. Sementara tanggal 9-10 Agustus 2026 itu ada kegiatan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta karnaval budaya di Kota Wamena,” katanya.

Dia menambahkan untuk besaran anggaran pada penyelenggaraan FBLB ke-34 tahun 2026 sedikit berkurang dari pada anggaran tahun sebelumnya yang mencapai Rp4,8 miliar.

“Untuk anggaran sendiri berkurang dari anggaran sebelumnya sehingga itu yang menjadi pertimbangan sehingga FBLB ke-34 mengambil konsep mini,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.