Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads
-

Keterlibatan Sinergis Natal

📅 Rabu, 26 Des 2018, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Keterlibatan Sinergis Natal Doc: koran jakarta/ones

oleh aloys budi purnomo pr

Natal memberi makna istimewa bagi keterlibatan sinergis dalam kehidupan demi terwujudnya damai sukacita keselamatan. Ada banyak pihak yang terlibat secara sinergis dalam rangka Natal, dari Natal prdana hingga perayaan-perayaan milenium selanjutnya. Inilah yang memberi inspirasi untuk menghayati keterlibatan sinergis Natal dalam kehidupan zaman now.

Natal perdana adalah buah keterlibatan sinergis dari Allah yang karena begitu besar kasih-Nya, berkenan mengutus Putra-Nya yang tunggal menjadi manusia serta tinggal di antara kita (bdk Yohanes 3:16). Namun, untuk tujuan ini, Allah tidak berkarya sendirian. Itulah sebabnya, Allah mengutus malaikat Gabriel menjumpai seorang gadis suci dari Nazaret, bernama Maria.

Kepada Maria, Gabriel menyampaikan pesan akan mengandung dan melahirkan seorang Anak lelaki. Namanya pun telah dipersiapkan dan ditetapkan Allah. Namanya Yesus.

Malaikat Gabriel melaksanakan perutusan demi keterlibatan sinergis dalam semangat ketaatan. Injil Lukas 1:26-38 mengisahkan, dalam bulan keenam, Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret, kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud. Nama perawan itu Maria.

Ketika malaikat masuk ke rumah Maria, berkata, "Salam, hai engkau yang dikarunia, Tuhan menyertai engkau…. Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya, engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia, Yesus.

Ia akan menjadi besar dan disebut Putra Allah Yang Mahatinggi. Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya. Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan!"

Maria yang terkejut menerima kunjungan dan salam seperti itu bahkan mendapatkan mandat untuk mengandung serta melahirkan Putra Allah Yang Mahatinggi, bertanya kepada Gabriel, bukan dalam spirit pemberontakan, tapi ketaatan. Katanya, "Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?" Malaikat menjawab, "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau. Sebab itu Anak yang akan kaulahirkan akan disebut kudus, Putra Allah…. Bagi Allah tak ada yang mustahil!"

Puncak ketaatan pun terjadi ketika Maria berkata dalam segala kerendahan hati, "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan, jadilah padaku menurut perkataanmu itu!" Ketaatan malaikat Gabriel bersinergi dengan ketaatan Maria dalam keterlibatan membentangkan rencana keselamatan di surga dan bumi.

Itulah sebabnya, ketika pada saatnya Sang Putra lahir, terdengarlah gema kidung pujian para malaikat surga, "Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya." (Lukas 2:14).

Nyanyian itu terdengar sesudah malaikat Gabriel mewartakan kabar sukacita Natal perdana, kelahiran Yesus, kepada para gembala di padang yang tengah menjaga kawanan ternak pada malam hari. Kepada para gembala, Gabriel berkata, "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa. Hari ini telah lahir bagimu, Juruselamat, yaitu Yesus, Tuhan, di kota Daud."

Meski antara warta dan tanda tidak terlalu sinkron karena bagaimana mungkin Sang Juruselamat lahir dalam sosok seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan, namun para gembala dalam ketaatan bergegas berangkat cepat-cepat menjumpai Maria dan Bayi yang terbaring di dalam palungan itu (Lukas 2:8-20).

Suka Cita

Buah dari ketaatan menyambut Natal Perdana itu damai suka-cita yang dirasakan dan dirayakan bukan dalam lembah egoisme pribadi, melainkan dalam keterlibatan sinergis dengan semua orang. Itulah sebabnya, semua, khususnya umat Kristiani yang merayakan Natal dalam rangka mengenang kelahiran-Nya, perlulah pula mengembangkan semangat dan praksis keterlibatan sinergis untuk mewujudkan damai suka-cita Natal dalam kehidupan bersama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Tugboat Tenggelam di Bawean, Operasi Pencarian 8 ABK Diperluas

53 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Tugboat Tenggelam di Bawean...

Harga Cabai Rawit Rp93.100/Kg, Telur Ayam Rp29.900/Kg

55 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp93.100/...
Advertisement
Bikin Bangga! Pemuda Indonesia Juarai Kompetisi Video UNESCO di Italia

Bikin Bangga! Pemuda Indonesia Juarai Kompetisi Video UNESCO di Italia

15 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.