Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kepesertaan JKN Tembus 284,3 Juta Jiwa, BPJS Kesehatan Catat Cakupan 98,61 Persen.

📅 Selasa, 15 Sep 2026, 11:58 WIB | Oleh:
Kepesertaan JKN Tembus 284,3 Juta Jiwa, BPJS Kesehatan Catat Cakupan 98,61 Persen. Doc: Antara Foto
Ket. Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Prihati Pujowaskito dalam kegiatan Seva Paramahita Award di Jakarta, Selasa (15/9).

Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Prihati Pujowaskito mengungkapkan bahwa jumlah kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah mencapai 284,3 juta jiwa atau 98,61 persen dari total penduduk Indonesia per Juli 2026. 

Untuk melayani ratusan juta peserta tersebut, Dirut BPJS Kesehatan dalam kegiatan Seva Paramahita Award di Jakarta, Selasa menyatakan pihaknya terus memperluas jaringan fasilitas kesehatan hingga menjangkau 23.758 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan 3.229 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL). 

Guna memperkuat perlindungan finansial masyarakat, BPJS Kesehatan saat ini juga tengah menggalakkan kolaborasi dengan Asuransi Kesehatan Tambahan (AKT).

"Penandatanganan nota kesepahaman dengan 11 AKT hari ini merupakan langkah awal yang konkret untuk memperkuat koordinasi antara JKN dan AKT," kata Pujo.

Menurut Pujo, Skala pelayanan yang sedemikian besar menuntut tanggung jawab yang lebih kuat untuk memastikan bahwa masyarakat benar-benar memperoleh kemanfaatan kesehatan yang optimal.

Oleh karena itu, ia menyebut BPJS Kesehatan juga berencana menambah rasio tenaga pendamping BPJS SATU di rumah sakit agar pelayanan informasi kepada peserta semakin mudah diakses.

Penambahan jumlah personel tersebut diharapkan mampu mengurai keluhan-keluhan pelayanan di lapangan.

"Penyegaran ini merupakan bagian dari upaya kami untuk semakin mendekatkan layanan sekaligus memastikan peserta mendapatkan informasi, pendampingan, dan solusi ketika membutuhkan pelayanan JKN," ujar dia.

Ke depan, orientasi pelayanan JKN ditargetkan mulai bergeser dari sekadar mengejar volume kuantitas tindakan menuju kualitas hasil kesehatan atau value-based.

"Peningkatan volume dan pilihan pelayanan harus berjalan bering dengan peningkatan mutu dan pengalaman peserta. Pengalaman peserta didapat dari selisih antara harapan dan kenyataan. Semoga harapan-harapannya makin sesuai dengan kenyataan yang diterima," ucap Prihati Pujowaskito.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Tugboat Tenggelam di Bawean...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp93.100/...
Advertisement
Bikin Bangga! Pemuda Indonesia Juarai Kompetisi Video UNESCO di Italia

Bikin Bangga! Pemuda Indonesia Juarai Kompetisi Video UNESCO di Italia

15 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.