Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pencarian 5 Jurnalis Berlanjut, Basarnas Pastikan Operasi SAR di Selat Sunda Tetap Optimal

📅 Selasa, 15 Sep 2026, 11:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pencarian 5 Jurnalis Berlanjut, Basarnas Pastikan Operasi SAR di Selat Sunda Tetap Optimal Doc: Antara
Ket. Personel tim SAR gabungan melakukan apel sebelum operasi pencarian hari kedelapan jurnalis yang hilang kontak di Carita, Pandeglang, Banten, Selasa (15/9/2026).

JAKARTA - Basarnas memastikan hari kedelapan operasi pencarian dan pertolongan lima jurnalis dan tiga kru kapal cepat yang hilang saat meliput aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda tetap berjalan secara optimal. 

SAR Mission Coordinator, Al Amrad dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, mengatakan seluruh unsur yang terlibat dalam operasi SAR ini tetap berkomitmen melaksanakan pencarian secara maksimal demi menemukan para korban. 

Sebanyak delapan orang yang dalam pencarian terdiri atas lima jurnalis, yakni M Bagus Khoirunnas (Kantor Berita ANTARA), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudhistiro (iNews), Firdaus (Anadolu), dan Donal (jurnalis lepas), sedangkan tiga lainnya, yakni Warta (kapten kapal), Surakman (ABK), serta Heriyanto (pemandu). Mereka dilaporkan hilang kontak, Senin (7/9) siang pukul 14.00 Wib. 

“Kami akan melanjutkan operasi SAR dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada. Kami berharap upaya ini dapat membuahkan hasil dan delapan korban segera ditemukan,” kata Al Amrad, yang juga Kepala Kantor SAR Banten itu.

Dia menjelaskan bahwa sebagaimana hasil rapat evaluasi tim SAR gabungan membagi wilayah pencarian menjadi tujuh sektor, terdiri dari enam sektor pencarian laut.

Operasi pencarian ini melibatkan 20 kapal dan satu unit helikopter.

Unsur SAR yang terlibat dalam pencarian antara lain HR 3604, tiga unit KRI, satu unit KAL, satu unit RBB, delapan unit kapal KP Polairud, tiga unit KN SAR dari Banten, Lampung, dan Jakarta, dua unit RIB, serta dua unit KN KPLP, yaitu KN Damaru dan KN Jembio.

Dia juga berharap kegiatan hari ini dapat didukung dengan cuaca cerah, minim terpaan angin dan gelombang yang bersahabat sehingga memperbesar peluang menemukan keberadaan delapan penumpang kapal cepat Arupadhatu 1 itu.

Adapun sehari sebelumnya atau hari pencarian ketujuh, tim SAR gabungan menghadapi kondisi cuaca yang berawan, dengan angin bertiup dari arah tenggara berkecepatan 10-20 knot dan ketinggian gelombang berkisar antara 0,5 hingga 2,5 meter.

Berdasarkan laporan luas area pencarian di permukaan laut mencapai 4.586 NM², sedangkan sektor udara mencapai 2.063 NM², dengan total area pencarian sekitar 6.649 NM².

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Tugboat Tenggelam di Bawean, Operasi Pencarian 8 ABK Diperluas

52 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Tugboat Tenggelam di Bawean...

Harga Cabai Rawit Rp93.100/Kg, Telur Ayam Rp29.900/Kg

54 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp93.100/...
Advertisement
Bikin Bangga! Pemuda Indonesia Juarai Kompetisi Video UNESCO di Italia

Bikin Bangga! Pemuda Indonesia Juarai Kompetisi Video UNESCO di Italia

15 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.