Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads
-

Warga Antusias Ikut Pemberdayaan UMKM

28 Rabu, 12 Des 2018, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Antusias Ikut Pemberdayaan UMKM Warga Antusias Ikut Pemberdayaan UMKM Doc: koran Jakartrta/yoyok bp
Ket. PELATIHAN UMKM I Peserta program pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah tampak aktif mengikuti pelatihan yang diberikan Progran Manajer Yayasan Bhakti Asdiraa, Edwin Tito, Phd, di Rumah Susun (Rusun) Pulogebang, Jakarta, pekan lalu.

JAKARTA - Sebanyak 250 peserta mengikuti program pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) gelombang kedua yang diadakan Yayasan Bhakti Asdiraa di kawasan Rumah Susun (Rusun) Pulogebang, Jakarta, serta Desa Sukaluyu dan Desa Puseurjaya, Telukjambe, Karawang, Jawa Barat.

Pada program lanjutan ini, sebanyak 33 orang (11 orang di tiap wilayah) dari peserta pelatihan terdahulu (gelombang pertama) dipersiapkan untuk menjadi calon mentor dengan mengikuti Program Training of Trainers (ToT) Mentor Pemberdayaan UMKM.

Progran Manajer Yayasan Bhakti Asdiraa, Edwin Tito, Phd, mengatakan antusiasme warga mengikuti program pemberdayaan UMKM sangat tinggi. "Mereka yang semula takut-takut untuk berwirausaha, saat ini telah memiliki produk-produk yang siap dipasarkan. Mereka meminta kami memberikan pelatihan lanjutan terkait pemasaran dan inovasi produk," kata Edwin di Jakarta, Selasa (11/12).

Edwin menjelaskan, Program Pemberdayaan UMKM Bhakti Asdiraa merupakan kegiatan sosial yang mendapat dukungan penuh dari PT HM Sampoerna melalui payung program Sampoerna Untuk Indonesia "Para peserta adalah warga setempat yang telah mempunyai usaha kecil maupun yang baru akan memulai usaha," jelasnya.

Menurut Edwin, para peserta mendapatkan berbagai materi pelatihan kewirausahaan agar dapat mengembangkan usahanya, seperti bagaimana menemukan ide usaha berdasarkan kebutuhan dan keinginan manusia, memahami segmentasi pasar, praktik memproduksi produk atau jasa, mengemas produk, menghitung anggaran, sampai memasarkan produk di jejaring sosial, dan sebagainya.

Edwin menambahkan, program pemberdayaan UMKM yang diadakan melalui Yayasan Bhakti Asdiraa menekankan pada kemandirian, membangun kepercayaan diri, dan kemampuan berinovasi. "Kami tidak memberikan modal. Kami hanya membangun kepercayaan diri para pengusaha mikro rumahan agar bisa bertahan, berinovasi, dan memberikan nilai tambah bagi kebutuhan rumah tangga," ujarnya.

Sementara itu, Head of Stakeholders Regional Relation dan CSR PT HM Sampoerna, Ervin L Pakpahan, mengatakan pelatihan UMKM yang diadakan melalui Yayasan Bhakti Asdiraa merupakan bentuk komitmen nyata Sampoerna untuk turut berkontribusi dalam mewujudkan ekonomi kerakyatan sesuai program pemerintah.

Seorang peserta, Nyonya Luciana Tantia, warga Rusun Pulogebang Jakarta, mengutarakan selama mengikuti program pemberdayaan UMKM telah membuatnya berubah.

Mayoritas peserta program adalah ibu rumah tangga yang merupakan pengusaha kecil rumahan, seperti pedagang kios, pembuat kue basah, perajin makanan ringan, penyedia jasa mencuci dan setrika. yok/P-5

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Pascabencana, UMKM Dituntut...
Daerah
Porprov Jateng Memakan Korb...
Megapolitan
Pemkab Tangerang Terima Hib...

24 Arena Sudah Siap Digunakan untuk Forprov

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
24 Arena Sudah Siap Digunak...
Nasional
Kementan Perkuat Pencegahan...
Luar Negeri
30 Orang Tewas - Gerbong Ha...
Ekonomi
Rupiah Hari Ini Loyo Usai S...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
RI Bidik E50, 320 Pabrik Etanol Baru Dibutuhkan untuk Pangkas Impor Energi  Triliunan Rupiah

RI Bidik E50, 320 Pabrik Etanol Baru Dibutuhkan untuk Pangkas Impor Energi Triliunan Rupiah

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.