Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Rupiah Hari Ini Loyo Usai Serangan ke Kilang Saudi

28 Rabu, 28 Okt 2026, 18:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rupiah Hari Ini Loyo Usai Serangan ke Kilang Saudi Rupiah Hari Ini Loyo Usai Serangan ke Kilang Saudi Doc: ANTARA FOTO/ Hasrul Said.
Ket. Ilustrasi - Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Haji La Tunrung, Makassar, Sulawesi Selatan.

JAKARTA – Pelemahan rupiah dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah menyusul serangan terhadap kilang minyak Arab Saudi.

Gangguan terhadap infrastruktur energi tersebut memicu kekhawatiran pasar atas pasokan minyak global dan berpotensi mendorong kenaikan harga energi.

Kondisi ini memperkuat permintaan terhadap dollar AS sebagai aset aman, sekaligus meningkatkan tekanan terhadap rupiah melalui potensi arus modal keluar dan memburuknya sentimen risiko di pasar keuangan.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Rabu (28/10), bergerak melemah 28 poin atau 0,15 persen menjadi Rp18.184 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp18.156 per dolar AS.

Analis mata uang sekaligus Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuabi menyatakan pelemahan rupiah dipengaruhi serangan Ansarullah Yaman (Houthi) terhadap kilang minyak terbesar di Arab Saudi.

"Pihak berwenang Arab Saudi tidak segera mengonfirmasi serangan terhadap fasilitas dengan kapasitas 550 ribu barel per hari itu," ucapnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (28/10).

Sebelumnya, Ansarullah juga menyerang stasiun pemompaan di sepanjang jalur pipa minyak Timur-Barat Arab Saudi yang memungkinkan minyak mentah dialirkan tanpa harus melewati Selat Hormuz, serta Bandara Internasional King Khalid di Riyadh.

Serangan-serangan tersebut dinyatakan memicu kekhawatiran mengenai keamanan rute ekspor alternatif, terutama di saat pengiriman melalui Selat Hormuz jalur vital bagi pasokan minyak global masih sangat terganggu akibat konflik yang lebih luas yang melibatkan Iran.

Di sisi lain, delegasi Arab Saudi, Turki, dan Pakistan telah mengadakan pembicaraan dengan para pejabat Iran di Teheran. Mereka sepakat untuk melanjutkan diskusi yang bertujuan memperkuat perdamaian dan keamanan di kawasan, walaupun belum mendapatkan hasil yang di inginkan.

Para investor juga disebut tengah mencermati keputusan kebijakan Federal Reserve AS hari ini untuk mendapatkan sinyal mengenai prospek ekonomi dan permintaan bahan bakar.

"Harga minyak yang lebih tinggi dapat menambah tekanan inflasi, yang berpotensi mempersulit pilihan kebijakan bank sentral tersebut," kata Ibrahim.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak melemah ke level Rp18.183 per dolar AS dari sebelumnya Rp18.139 per dolar AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Jangan Cuma Banjiri Kredit,...
Ekonomi
Pascabencana, UMKM Dituntut...
Daerah
Porprov Jateng Memakan Korb...
Megapolitan
Pemkab Tangerang Terima Hib...

24 Arena Sudah Siap Digunakan untuk Forprov

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
24 Arena Sudah Siap Digunak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Satu Orang Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang Malang

Satu Orang Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang Malang

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.