Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
-

Menandai Kehidupan Masif di Masa Purba

📅 Jumat, 02 Nov 2018, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Asap pembakaran inilah yang kerap dikeluhkan pengguna jalan. Namun, jerami kini dimanfaatkan dalam FJ 2018.

"Selama ini kita melihat jerami hasil panen dibiarkan menggunung atau dibakar, paling-paling juga untuk makanan ternak. Namun melalui FJ, kita sulap menjadi karya seni yang bisa dinikmati masyarakat," ujar Taufik.

Sebanyak tujuh dusun di Desa Banjarejo ini, menjadi peserta dalam festival jerami tersebut. Beberapa lainnya merupakan peserta dari luar Desa Banjarejo dan satu peserta dari luar Kabupaten Grobogan.

"Setiap dusun minimal mengirimkan 3 patung jerami. Pembuatan patung jerami ini kita lombakan dan terbuka untuk umum. Patung yang dibuat nantinya harus dengan ukuran minimal 3+2 meter. Semoga bisa memacu kreativitas generasi muda," terangnya.

Beberapa komunitas seni di Kabupaten Grobogan dirangkul dalam kegiatan tersebut. Seperti seni tari, batik carnival, reog dan barong, sulap serta keroncong. Hiburan lainnya yakni didatangkan dari Yogyakarta, yaitu grup musik angklung Malioboro Carehal dan Ngaji Budaya.

"Mereka datang untuk menghidupkan suasana malam. Kita juga akan adakan malam seribu uplik," paparnya.

Sementara itu, Kabid Pariwisata Disporabudpar Kabupaten Grobogan, Heri Suhartanto mengatakan, festival jerami ini merupakan langkah terbaik untuk menjadi daya tarik bagi wisatawan. Diharapkan dari kegiatan ini, kunjungan wisatawan ke Kabupaten Grobogan semakin meningkat jumlahnya.

Selain itu, pihaknya juga melihat adanya festival ini juga dapat memberikan ruang kepada para anak muda di Kabupaten Grobogan agar dapat menuangkan ide kreatifnya dalam sebuah karya.

"Bagaimana caranya kita bisa mengundang wisatawan baik lokal maupun dari luar Grobogan. Dan karena terkenal sebagai daerah berbasis pertanian. Dan dengan dilaksanakannya Festival Jerami 2018 ini merupakan langkah yang sangat tepat. Selain memanfaatkan limbah jerami juga menjadi destinasi wisata baru," katanya. pur/R-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pejabat AS Sebut Iran Setuj...

Imunisasi Hepatitis

2 jam lalu | Ones

Nasional
Imunisasi Hepatitis
Luar Negeri
Puluhan Orang Dikhawatirkan...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

SAR Gabungan Evakuasi 6 Mahasiswa dari Medan Curam Goa Kalibbong Alloa

SAR Gabungan Evakuasi 6 Mahasiswa dari Medan Curam Goa Kalibbong Alloa

28 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.