Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Dorong Tumbuhnya Inovasi dari Hasil Riset

📅 Senin, 21 Mei 2018, 06:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Dorong Tumbuhnya Inovasi dari Hasil Riset Doc: ISTIMEWA
Ket. Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mo­hamad Nasir.

JAKARTA - Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) terus mendorong tumbuhnya inovasi dari hasil riset. Tidak hanya yang dihasilkan oleh peneliti dan akademisi namun juga yang dikembangkan oleh masyarakat.

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir, mengatakan hal tersebut meninjau lokasi insenerator sampah, produk inovasi yang dikembangkan oleh Siswanto warga Desa Megu Gede, Kecamatan Waru, Kota Cirebon, Jawa Barat, akhir pekan lalu.

Nasir mengungkapkan, limbah hasil pembakaran sampah insenerator dapat memiliki nilai tambah dan berguna bagi pemerintah dalam upaya menumbuhkan ekonomi masyarakat.

"Polusi pembakaran sampah menjadi masalah utama dan merusak lingkungan. Namun dengan insenerator ini asap dapat ditangkap dan dijernihkan. Limbahnya dapat menghasilkan pupuk cair organik, pestisida, pupuk granul, dan akan menjadi zero waste (tidak ada limbah dalam di lingkungan). Sehingga dapat memangkas biaya produksi pertanian dengan menggunakan pupuk organik yang dihasilkan limbah insenerator," ungkapnya.

Nasir mengatakan bahwa pihaknya akan menyerahkan sepenuhnya pengelolaan kepada masyarakat desa, dan meminta Ditjen Penguatan Risbang Kemenristekdikti untuk mendampingi inovasi hasil riset. eko/E-3

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Daerah
Sekolah membutuhkan perbaik...
Luar Negeri
Italia Mendidih, 3 Orang Te...

Terindikasi Main Judi Online, Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Ditahan Bantuannya

Terindikasi Main Judi Online, Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Ditahan Bantuannya

05 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.