Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Periset Temukan E nzim Pemakan Plastik

📅 Rabu, 18 Apr 2018, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Periset Temukan E nzim Pemakan Plastik Doc: AFP/Dennis Schroeder /NREL
Ket. T erobosan Sains l Dua periset dari University of Portsmouth dan National Renewable Energy Laboratory, Bryon Donohoe (kiri) dan Nic Rorrer sedang mencacah botol plastik yang akan diuraikan dengan enzim PETase. Menurut jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences edisi Selasa (17/4), pengembangan temuan mereka bisa jadi solusi bagi mengentaskan polusi sampah plastik di masa depan.

TAMPA - Periset dari University of Portsmouth, Inggris, dan National Renewable Energy Laboratory, Amerika Serikat, diwartakan pada Senin (16/4) secara tak sengaja menemukan enzim pemakan plastik. Temuan ini merupakan kabar baik bagi upaya mengentaskan masalah polusi sampah plastik yang sedang jadi sorotan dunia saat ini.

"Enzim yang diberi nama PETase bekerja secara sempurna menguraikan plastik yang dibuat dari bahan polyethylene terephthalate (PET)," demikian laporan jurnal dari AS berjudul Proceedings of the National Academy of Sciences.

Enzim yang dihasilkan oleh bakteri Ideonella sakaiensis ini, diduga merupakan hasil mutasi di pusat daur ulang sampah karena plastik baru ditemukan pada era '40-an.

Saat ini diperkirakan ada lebih dari 8 juta ton sampah plastik yang dibuang ke lautan di seluruh dunia per tahunnya. Kian menggunungnya sampah plastik ini dikhawatirkan mewariskan polusi racun bagi kesehatan umat manusia dan lingkungan hidup. Plastik bisa bertahan tak terurai selama ratusan tahun di alam bebas. Upaya menyingkirkan sampah plastik saat ini baru melalui satu cara yaitu daur ulang.

AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Daerah
Sekolah membutuhkan perbaik...
Luar Negeri
Italia Mendidih, 3 Orang Te...
Daerah
Kebakaran Bromo Meluas hing...

Terindikasi Main Judi Online, Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Ditahan Bantuannya

Terindikasi Main Judi Online, Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Ditahan Bantuannya

05 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.