LeBron James Dinobatkan Jadi MVP NBA All Star
📅 Selasa, 20 Feb 2018, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: istimewa
LOS ANGELES -Bintang Cleveland Cavaliers, LeBron James, dinobatkan sebagai MVP NBA All-star 2018. Mantan pebasket Miami Heat itu berhasil menjadi tulang punggung timnya menang di ajang tahunan, NBA All Star yang dihelat di Staples Center.
Pada NBA All-Star 2018, Senin (19/2) pagi WIB, Tim LeBron menang dramatis 148-145 atas Tim Stephen Curry. Padahal nyaris sepanjang laga Tim LeBron selalu tertinggal. Bahkan Tim Stephen sempat unggul sampai 15 poin.
Usai pertandingan, Commissioner NBA mengumumkan LeBron yang menjadi MVP. Terpilihnya LeBron James memang tidaklah mengejutkan karena dia tampil cemerlang sepanjang laga. James nyaris membuat triple double dengan 29 poin, 10 rebound, dan delapan assists. Selain menjadi top scorer di laga ini, James juga berperan penting dalam kemenangan timnya.
Dia membuat dua poin yang membuat timnya unggul setengah bola ketika laga tersisa 34 detik. James kemudian memberikan umpan jauh kepada Russell Westbrook untuk memperlebar keunggulan timnya. Di detik akhir pertandingan, duet James dan Kevin Durant membuat Stephen Curry gagal melesakkan tembakan tiga angka yang bisa saja membuat laga berlanjut ke babak overtime.
Bagi James, ini merupakan MVP NBA All-Star ketiga dalam kariernya. Sebelumnya dia jadi MVP di tahun 2006 dan 2008. Di laga ini, Durant membuat 19 poin. Kyrie Irving juga nyaris membuat triple double dengan 13 poin, tujuh rebound, dan sembilan assists.
Dari Tim Stephen, Curry hanya menyumbang 11 angka. Top scorer di Tim Stephen adalah Damian Lillard dengan 21 poin. Dua pemain debutan di Tim Stephen juga tampil apik. Joel Embiid menghasilkan 19 angka, sedangkan Karl Anthony Towns finis dengan 17 poin dan 10 rebound.
NBA All Star kini tidak lagi mempertemukan tim Wilayah Barat melawan Wilayah Timur, namun pemain dipilih oleh masing-masing kapten tim. NBA All-Star 2018 kini juga menghadirkan permainan lebih serius. Bila biasanya pemain akan dilepas untuk melakukan dunk maupun alley-opp, kini para pemain menerapkan defense lebih ketat.
Keberhasilan ini seolah menegaskan bahwa James yang kini berumur 33 tahun masih mampu bersaing di pentas NBA. "Dengar, saya sangat menghormati para pemain yang lebih muda, saya mencintai mereka. Anak-anak saya mencintai mereka dan selalu memainkan pemain-pemain ini dalam video game," jelasnya kepada CBS.
"Saya hanya ingin membuktikan bahwa belum habis dan masih bisa melakukan hal-hal seperti ini. Saya ingin terus memperlihatkan kualitas diri, karena tiap malam saya masuk ke lapangan untuk memimpin para pemain Cavs dan membuktikan diri masih bisa tampil di level tertinggi," imbuhnya. AFP/S-2
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!