Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Yakin, PON Tetap Akan Sukses

📅 Sabtu, 04 Sep 2021, 06:00 WIB | Oleh:
Yakin, PON Tetap Akan Sukses Doc: istimewa

Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2020 akan berlangsung kurang dari sebulan lagi. Namun, masih ada dua masalah penting yang bisa mengganjal perhelatan olahraga nasional empat tahunan tersebut. Dua masalah tersebut adalah masih tingginya persebaran Covid-19 dan soal keamanan. Lalu bagaimanakah, apakah PB PON Papua tetap siap menggelar pesta olahraga tersebut? Untuk mengetahui lebih dalam berikut disampaikan petikan wawancara wartawan Koran Jakarta, Beny Mudesta, dengan Ketua Harian Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional Papua XX, Yunus Wonda.

Penyelenggaraan PON tinggal sebulan lagi, sejauh mana persiapan telah dilakukan?

Sebenarnya kalau kami semua sampai hari ini sudah 85 sampai 90 persen. Memang sekarang yang kelihatan kan masih ada peralatan belum lengkap. Sebenarnya, ini kan ada yang menjadi tanggung jawab overlay. Jadi, overlay itu yang akan memasang semua seperti Stadion Mandala. Dalam kunjungan Pansus DPR Papua masih ada kursi-kursi yang belum lengkap. Itu nanti overlay akan pasang 10 hari jelang PON.

Semua peralatan, barang-barang sudah ada dan akan dipasang karena mereka punya jumlah staf cukup banyak. Jadi, tidak perlu khawatir. Semua akan dilengkapi karena ada yang sifatnya dalam bentuk pasang dan ada yang bentuk sewa. Sewa memang tidak begitu besar, tapi barang-barangnya unik yang sulit untuk dibeli. Intinya, PB PON saat ini fokus pertama pada peralatan, konsumsi, dan akomodasi. Kalau tiga persoalan ini sudah selesai, semua akan jalan. Kami yakin bahwa PON tetap akan sukses.

Masyarakat biasanya dalam ajang multievent menunggu upacara pembukaan. Apa yang akan ditampilkan?

Anak-anak Papua yang punya kemampuan seni dan budaya harus diberi kesempatan berekspresi saat PON dalam pembukaan dan penutupan. Sejak diputuskan Papua menjadi tuan rumah dan kami dipercaya sebagai Ketua Harian PB PON, kami mulai fokus bagaimana agar anak-anak Papua dapat ambil bagian dalam pembukaan, penutupan, dan agenda PON lainnya.

PON merupakan kesempatan bagi seniman Papua menunjukkan kemampuannya. Menjadikan ajang itu sebagai panggung pertunjukan di atas tanahnya sendiri. Kami mau sampaikan kepada semua, untuk pembukaan dan penutupan PON, 80 persen akan diisi seniman anak-anak Papua. Ini kesempatan bagi mereka berkreasi, menunjukkan kemampuan kepada perwakilan dari 34 provinsi yang akan hadir.

Partisipasi Lainnya?

Seniman Papua akan diberikan tempat memamerkan hasil karyanya di setiap venue PON pada empat klaster. Di sana dapat dipamerkan kuliner, aksesori, lukisan, ukiran, dan pahatan hasil karya para seniman Papua. Ini event di Papua, yang terdepan mesti masyarakat Papua. Ketika para tamu datang, dapat melihat semua karya seni yang menjadi ciri khas Papua.

Terkait anggaran, bagimana sejauh ini?

Apa pun situasinya, kami pastikan PON XX tetap sesuai dengan jadwal, walaupun sampai hari ini anggaran dari pemerintah pusat mengenai konsumsi 1,4 triliun rupiah belum ada. Itu bisa menghambat penyiapan konsumsi. Sebab meskipun sudah dipilah dan memberikan kewenangan kepada klaster untuk menyiapkan perangkat dalam kesiapan mereka untuk konsumsi ini, tapi sampai hari ini anggaran belum ada. Maka, PB PON maupun Sub-PB PON belum bisa melakukan apa-apa.

Solusinya?

Terkait dengan konsumsi ini, ada pengalihan kewenangan kepada Sub-PB PON yang akan mengelola konsumsi. Seluruh konsumsi gratis. Makanya, konsumsi kami geser ke Sub-PB PON yang menangani atlet dan official di klaster mereka. Jadi, bukan lagi kami dari PB PON. Misalnya, Sub-PB PON Kota Jayapura yang akan meng-handle konsumsi untuk 22 cabor. Mereka dijatah anggaran 110 miliar rupiah.

Meski dana tersebut belum cair, kami tetap fokus pada 2 Oktober 2021 nanti. Jadi, semua kesiapan progres-progres terus dikejar, terutama kami sampaikan bahwa PB PON lebih fokus pada peralatan, konsumsi dan akomodasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.