Warga Depok Diminta untuk Waspada Penularan Hantavirus
📅 Selasa, 12 Mei 2026, 16:20 WIB | Oleh: SriyonoDEPOK - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok Devi Maryori mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan hantavirus yang berasal dari hewan pengerat, seperti tikus.
“Penularan hantavirus umumnya berasal dari urine, feses, atau air liur tikus yang mengontaminasi debu dan kemudian terhirup oleh manusia,” kata dia di Depok, Provinsi Jawa Barat, Selasa (12/5).
Dia menjelaskan lingkungan dengan sanitasi buruk menjadi habitat ideal bagi tikus sehingga dapat meningkatkan risiko kontak manusia dengan pembawa virus tersebut.
Oleh karena itu, dia mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan rumah dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
Selain itu, menggunakan alas kaki saat beraktivitas di area yang berisiko terkontaminasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Waspadai debu yang terkontaminasi. Saat membersihkan area berdebu atau kotor, gunakan masker agar tidak menghirup partikel yang mungkin mengandung virus,” ujar dia.
Dia juga mengingatkan warga tentang pentingnya pengendalian populasi tikus serta perbaikan sanitasi lingkungan guna menekan risiko penyebaran hantavirus.
"Menjaga sanitasi yang baik dapat menekan risiko penyebaran virus ini," demikian Devi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!