Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wamen Ekraf Jajaki Kolaborasi Bisnis Kreatif dengan Korea

📅 Rabu, 15 Okt 2025, 18:50 WIB | Oleh:
Wamen Ekraf Jajaki Kolaborasi Bisnis Kreatif dengan Korea Doc: ANTARA/HO Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menerima audiensi dari Korea Creative Content Agency (KOCCA), Jakarta, Selalu (14/10).

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar menjajaki kolaborasi strategis dengan Korea Creative Content Agency (KOCCA) yang diharapkan bisa memacu business matching  atau pencocokan bisnis antara pelaku industri kreatif subsektor musik Indonesia dan Korea.

“Kami ingin menegaskan bahwa kolaborasi antara Kementerian Ekraf dan KOCCA bisa mengembangkan kolaborasi berkelanjutan yang mengarah pada business matchmaking bagi industri kreatif di Indonesia dan Korea, khususnya subsektor musik,” ujar Wamen Ekraf dalam keterangan pers yang diterima, Rabu (15/10).

KOCCA adalah badan pemerintahan di bawah naungan Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Republik Korea yang fokus bergerak ke Asia Tenggara. Badan tersebut bahkan sudah membentuk KOCCA Indonesia sejak Oktober 2016. Mereka fokus pada pengembangan konten berbasis musik, gim, komik, animasi dan IP karakter, fesyen, serta aplikasi.

Wamen Ekraf berharap kolaborasi bersama KOCCA bisa membuka peluang baru dan memperkuat ekosistem industri kreatif. Menurut Wamen Ekraf, musik di Indonesia juga sudah masuk dalam 7 subsektor ekraf prioritas yang punya potensi besar lewat konser sehingga mewujudkan nilai ekonomi berkelanjutan yang tak sekadar penjualan tiket saja.

“Kami berharap bisa tercipta kolaborasi yang saling menguntungkan atau berorientasi pada hasil sehingga mampu menguatkan ekosistem industri kreatif di Indonesia. Selain itu, rencana perhelatan konser ini bisa digabung dengan talkshow K-Pop monetization yang bisa mendorong kolaborasi lintas negara yang lebih inovatif dan lebih produktif,” kata Wamen Ekraf.

Dalam audiensi tersebut, Direktur Regional KOCCA Indonesia Lee Gi Haun meyakini dengan optimis bahwa K-Life and K-Live yang akan diadakan awal tahun depan mampu memacu pertumbuhan ekonomi kreatif.

Dia percaya potensi kolaborasi bisnis tak hanya sekadar pada bidang musik atau karakter kekayaan intelektual (IP) saja, banyak hal lain yang bisa disinergikan seperti dengan perusahaan produk kecantikan maupun kuliner.

“Kami akan mengadakan konser K-Life and K-Live sebagai bentuk apresiasi atau terima kasih kepada para penggemar musik Korea yang ada di Indonesia. Nantinya, konsep acara tersebut juga bisa mempertemukan beberapa perusahaan Korea dan Indonesia dalam satu tempat untuk menciptakan nilai ekonomi. Kami ingin kolaborasi bersama Kementerian Ekraf bisa menghadirkan atau mengundang perusahaan multinasional dan semoga Wamen Ekraf bisa turut memberi sambutan saat acara pembukaan nanti,” harap Lee Gi Haun. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.