Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wah, Ribuan Pelajar SMA/SMK dari Keluarga Miskin dapat Perlengkapan Sekolah Gratis dari Pemkot Surabaya

📅 Jumat, 25 Jul 2025, 00:52 WIB | Oleh:
Wah, Ribuan Pelajar SMA/SMK dari Keluarga Miskin dapat Perlengkapan Sekolah Gratis dari Pemkot Surabaya Doc: Istimewa
Ket. Pembagian seragam gratis ini bertujuan agar anak-anak dari keluarga miskin dan pra-miskin di Surabaya tidak merasa minder atau terpinggirkan saat bersekolah.

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membagikan perlengkapan sekolah gratis kepada 6.144 siswa jenjang SMA/SMK dan MA sederajat penerima program Beasiswa Pemuda Tangguh. Acara pembagian ini dipusatkan di Gelanggang Remaja Surabaya dan berlangsung sejak Selasa (22/7) hingga Jumat (25/7).

Setiap siswa penerima beasiswa mendapatkan seragam putih abu, seragam pramuka, sepatu, kaos kaki, dan uang pendidikan bulanan sebesar 200.000 rupiah. 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi didampingi Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya Rini Indriyani dan Kepala Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Bapemkesra) Kota Surabaya Arief Boediarto, meninjau langsung proses pembagian perlengkapan sekolah di Gelanggang Remaja Surabaya, Kamis (24/7).

Wali Kota Eri menjelaskan bahwa pembagian seragam gratis ini bertujuan agar anak-anak dari keluarga miskin dan pra-miskin di Surabaya tidak merasa minder atau terpinggirkan saat bersekolah. Bantuan ini disalurkan berdasarkan data dari kementerian dan Pemkot Surabaya.

"Kami sering melihat siswa yang masih mengenakan seragam SMP karena belum mampu membeli seragam baru. Alhamdulillah, hari ini mereka menerima satu set lengkap seragam putih abu, seragam pramuka, sepatu, dan kaos kaki," jelas Wali Kota Eri.

Selain perlengkapan dasar, Pemkot Surabaya juga akan mendata sekolah masing-masing penerima untuk membelikan seragam batik yang umumnya digunakan pada hari Jumat. 

"Pembelian seragam batik ini akan dilakukan langsung di sekolah, mengingat setiap sekolah memiliki motif batik yang berbeda. Jadi, kami akan mendata sekolah mereka, berkoordinasi dengan pihak sekolah, dan membayarkan seragam batik tersebut agar anak-anak bisa memilikinya," terangnya.

Ia menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata semangat gotong-royong di Kota Surabaya. Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh warga Surabaya yang telah menyisihkan sebagian rezeki mereka. Menurutnya, bantuan seragam ini dapat terlaksana berkat dukungan luar biasa dari masyarakat, termasuk melalui program orang tua asuh.

"Di Surabaya, semangat membantu ini melampaui sekat agama, baik muslim maupun non-muslim, semuanya bersatu padu," ungkapnya.

Menurutnya, kolaborasi ini memungkinkan anggaran Pemkot Surabaya dapat dialihkan untuk kebutuhan lain. "Awalnya, alokasi anggaran untuk seragam bisa mencapai ratusan miliar, namun berkat bantuan dari masyarakat, beban anggaran kami menjadi lebih ringan," katanya. 

Bagi dia, melihat kebahagiaan anak-anak saat menerima seragam adalah kegembiraan bagi semua. Ia berharap semangat gotong royong terus tumbuh di Surabaya, dan dengan adanya Satgas Kampung Pancasila, kesejahteraan di setiap wilayah akan semakin meningkat.

"Bantuan dana pendidikan 200 ribu rupiah per bulan dan bantuan seragam ini tidak hanya berasal dari pemkot, tetapi juga dari para dermawan dan orang tua asuh di Surabaya. Setiap siswa penerima bantuan bulanan wajib melaporkan aktivitas belajar dan nilai-nilai mereka setiap bulan, yang kemudian akan disampaikan kepada para orang tua asuh sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi," imbuhnya.

Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) juga menekankan komitmen pemkot untuk memastikan semua lulusan SMP di Surabaya melanjutkan ke jenjang SMA.

"Kami menyisir seluruh SMP untuk mendata lulusan mereka. Bagi yang belum masuk SMA, kami akan mencari tahu keberadaan mereka melalui orang tua, dengan bantuan Satgas Kampung Pancasila. Kami akan mendata apakah mereka akan melanjutkan ke pondok pesantren atau sekolah lainnya," tegasnya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

18 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.